Mengenai jumlah korban, BPBD sedang berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak kecamatan untuk merilis data resmi.
Kapolsek Pulau Banda, Ipda Kasim Rahayantel, juga mengonfirmasi bahwa peristiwa ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan beberapa anggota rombongan calon kepala daerah nomor urut 03 meninggal.
Sebanyak tujuh orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden di Desa Pulau Hatta, Kecamatan Banda, pada Rabu 30 Oktober 2024.
Saat kejadian, rombongan paslon Andi Munaswir dan Tina Welma Tetelepta sedang melintas di atas jembatan.
“Dari tujuh korban, semuanya dinyatakan meninggal dunia oleh medis. Kami masih menunggu proses otopsi,” ungkap Kapolsek.
Selain itu, terdapat sepuluh orang yang mengalami luka, dengan tiga di antaranya mengalami luka berat dan tujuh lainnya luka ringan, termasuk calon Bupati Andi. Semua korban luka saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Banda Neira. ***

