Berita UtamaDaerah

Hilang Terseret Arus, Wisatawan Polandia Ditemukan Tewas Setelah 3 Hari Pencarian

×

Hilang Terseret Arus, Wisatawan Polandia Ditemukan Tewas Setelah 3 Hari Pencarian

Sebarkan artikel ini
tewas
Ilustrasi wisatawan Polandia ditemukan tewas setelah 3 hari pencarian. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM  – Misteri hilangnya seorang wisatawan di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Setelah tiga hari dilakukan pencarian besar-besaran, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (2/9).

Korban diketahui bernama Marcin Dawid, pria berusia 44 tahun berkewarganegaraan Polandia. Sebelumnya, Marcin dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus laut pada Minggu (30/8) malam.

Sempat muncul informasi bahwa korban merupakan warga negara Inggris. Namun, identitas tersebut kemudian dikoreksi setelah kartu identitas milik korban ditemukan pada hari kedua pencarian. Dari dokumen tersebut, korban dipastikan merupakan warga negara Polandia.

Peristiwa ini bermula ketika sepeda motor serta sejumlah barang milik Marcin ditemukan tertinggal di sekitar Pantai Tembles.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, korban diketahui tiba di kawasan pantai tersebut sekitar pukul 18.00 Wita pada Minggu.

Sejak saat itu, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan korban.

Memasuki hari ketiga operasi, pencarian dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Tim dibagi ke sejumlah sektor dengan mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran dari laut, darat, hingga udara.

Dari laut, satu unit rubber boat Basarnas menyisir perairan ke arah barat dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Pencarian juga diperkuat dengan drone thermal dari udara untuk membantu mendeteksi keberadaan korban di wilayah yang sulit dijangkau.

Namun, hingga siang hari, pencarian belum membuahkan hasil. Tim kemudian kembali melakukan penyisiran darat di sepanjang garis pantai pada sore hari.

Harapan menemukan korban akhirnya mendapat titik terang sekitar pukul 17.20 Wita. Tim menerima laporan dari warga mengenai penemuan jenazah yang terdampar di Pantai Yeh Kuning.

“Kami sempat mendapat informasi dari rekan-rekan di Pantai Air Kuning (Yeh Kuning), disampaikan bahwa ada penemuan mayat di pinggir pantai,” ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan.

Lokasi penemuan berada sekitar 7,5 kilometer ke arah barat dari titik awal Marcin dilaporkan hilang.

Saat ditemukan warga, kondisi tubuh korban sudah kaku. Tim SAR kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi korban.

Jenazah Marcin Dawid selanjutnya dibawa ke RSU Negara menggunakan ambulans Bidokes Polres Jembrana untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan, mulai dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Samapta Polres Jembrana, Polsek Mendoyo, TNI AL Pos Pengambengan, Batalion C Pelopor Satbrimob Polda Bali, Polair Polres Jembrana, PMI Kabupaten Jembrana, hingga masyarakat setempat.

Setelah tiga hari pencarian menyusuri laut, udara, dan garis pantai, operasi SAR akhirnya menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus di Pantai Tembles. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *