KITAINDONESIASATU.COM – Selesai “Operasi Keselamatan Jaya 2025”, terbaru Polri akan menggelar “Operasi Ketupat” menghadapi puasa dan lebaran. Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah melakukan Operasi Keselamatan Jaya 2025 selama 14 hari.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepolisian mencatat ribuan pelanggaran lalu lintas.
“Tercatat ribuan pelanggaran terjadi, meskipun sudah dilakukan penindakan oleh petugas di lapangan,” kata Kombes Ade Ary kepada wartawan, pada Rabu (26/2/2025) di Jakarta.
Dia katakan, walaupun ada penindakan melalui tilang elektronik dan teguran langsung, polisi tetap berfokus bahwa tujuan utama operasi ini adalah edukasi dan keselamatan bersama di jalan raya.
“Operasi ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Jadi, katanya, operasi ini bukan semata penindakan. Tapi, bagaimana pengendara semua bisa lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.
“Setiap pelanggaran yang tercatat adalah kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas,” ucapnya.
Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya, ribuan pelanggaran tercatat selama operasi:
• Tilang ETLE Statis: 12.141 kasus
• Tilang ETLE Mobile: 16.860 kasus
• Tilang Manual: 71 kasus
• Teguran: 25.897 kasus
Sebagian besar pelanggaran dilakukan oleh pengendara roda dua (R2), dengan rincian:
• Tidak pakai helm SNI: 10.174 kasus
• Melawan arus: 7.576 kasus
• Pelanggaran marka jalan: 1.594 kasus
• TNKB tidak sesuai ketentuan: 2 kasus


