Festival ini juga diikuti peserta dari 13 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, Korea Selatan, China, Prancis, Belgia, Italia, Swiss, dan Swedia.
Selain peserta internasional, komunitas layang-layang dari tujuh provinsi di Indonesia turut ambil bagian, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, dan Sumatera Selatan.
Keindahan Garut Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara
Penyelenggara memilih kawasan pegunungan Garut sebagai lokasi festival untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan sekaligus memperkenalkan panorama alam Kabupaten Garut kepada dunia.
Presiden Majlis Pelayang Malaysia (MPM), Datuk A. Rahim Nin, mengaku terkesan dengan suasana pegunungan Garut yang sejuk serta keindahan alamnya.
Menurutnya, para peserta dari Malaysia merasa nyaman mengikuti festival karena kondisi lingkungan yang masih alami, udara yang segar, dan pemandangan yang memanjakan mata.
Layang-Layang Tak Sekadar Hiburan
Sekretaris Jenderal Asgar Jaya, Dadang Waldiman, menilai seni bermain layang-layang memiliki nilai filosofi yang mendalam.






