KITAINDONESIASATU.COM – Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana kemanusiaan yang mengerikan di Jalur Gaza. Dalam doa Angelus Minggu, 27 Juli 2025, pemimpin Gereja Katolik itu mengecam keras penderitaan rakyat sipil yang disebutnya tengah “dihancurkan oleh kelaparan” di tengah rentetan kekerasan dan blokade brutal dari Israel.
“Saya mengikuti dengan sangat sedih dan prihatin, warga sipil Gaza terus terpapar kelaparan, kekerasan, dan kematian,” ujar Paus, seperti dilaporkan Vatican News.
Seruan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan global terhadap Israel yang dituding memperburuk penderitaan warga Gaza dengan memblokade bantuan pangan dan medis selama berbulan-bulan.
Paus pun mendesak gencatan senjata segera, pembebasan sandera, dan akses tanpa hambatan bagi misi kemanusiaan. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki martabat ilahi yang harus dihormati.
Sementara itu, militer Israel justru memperkeras serangan sejak 7 Oktober 2023. Lebih dari 60.000 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak, dilaporkan tewas akibat serangan tanpa henti. Situasi ini membuat Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap PM Israel Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. (Sumber: Anadolu)




