–“Segera stop jangan terima MBG lagi di seluruh sekolah di Indonesia”
Beberapa warganet juga menyoroti pola berulang: “Kasus keracunan MBG tiap bulan menurun bukan karena prosesnya membaik, tapi emang tidak dimakan oleh anak-anak.”
Sorotan Kritis: “Langsung Tutur Dapurnya!”
Sejumlah komentar menuntut tindakan tegas terhadap penyedia MBG.
“Langsung tutup dapurnya,” tulis salah satu pengguna.
Yang lain menyoroti potensi konflik kepentingan: “Pasti CEO MBG ga bakal terima, alasannya pasti ga cocok sama perutnya.”
Komentar-komentar ini mencerminkan tingkat kekecewaan publik terhadap kualitas program yang seharusnya melindungi kesehatan anak.
Konteks Lebih Luas: MBG dalam Sorotan Nasional
Insiden di Tasikmalaya bukan kasus pertama terkait MBG.
Sebelumnya, viral juga kasus pengembalian paket MBG basi oleh siswa SMPN 1 Dayeuhkolot, Bandung.
