KITAINDONESIASATU.COM – Jenderal (Purn) Djamari Chaniago baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menko Polkam menggantikan Budi Gunawan. Ia merupakan salah satu purnawirawan TNI yang memiliki rekam jejak panjang di militer. Kariernya yang cemerlang dimulai setelah lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) pada tahun 1971.
Sosok yang lahir di Padang, Sumatera Barat ini dikenal luas setelah menjabat sejumlah posisi strategis, termasuk Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada 1998-1999 dan Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) pada 2000-2004. Jabatan Pangkostrad yang ia emban sangat krusial di masa transisi politik dan militer pada akhir 1990-an.
Selain di lingkungan militer, Djamari juga pernah aktif di bidang sipil. Ia tercatat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari Fraksi Utusan Daerah dan Fraksi ABRI. Setelah pensiun, ia dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang dari tahun 2015 hingga 2016.
Djamari dikenal sebagai tokoh yang sering dimintai pandangannya terkait isu pertahanan dan keamanan nasional, menjadikannya salah satu figur yang dihormati di kalangan militer dan publik.
Masyarakat Indonesia berharap dengan dilantiknya dua menteri yang kosong ini bisa mempercepat tugas-tugas Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran dalam memajukan masyarakat menuju Indonesia Emas.(*)


