Menurut Deni, konsep wisata alam yang masih alami sengaja dipertahankan. Karena itu, pembenahan akses menuju lokasi menjadi faktor utama agar wisatawan dapat berkunjung dengan lebih nyaman.
“Konsepnya memang mempertahankan alam apa adanya. Yang kami harapkan saat ini adalah perbaikan akses jalan menuju lokasi,” katanya.
Sudah Dikunjungi Wisatawan Mancanegara
Deni menambahkan, Curug Sanghyang Taraje Garut memiliki potensi wisata yang terus berkembang. Selain ramai dikunjungi wisatawan domestik setiap akhir pekan, destinasi ini juga telah menarik perhatian wisatawan mancanegara.
Menurutnya, pengunjung dari sejumlah negara, seperti Australia dan Prancis, pernah datang menikmati keindahan air terjun yang menjadi salah satu ikon wisata alam Kabupaten Garut tersebut.
Dengan dukungan infrastruktur yang lebih baik, Curug Sanghyang Taraje diharapkan mampu menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.***





