Berita Utama

BPBD: 28 RT dan 11 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Air!

×

BPBD: 28 RT dan 11 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Air!

Sebarkan artikel ini
angke
Jalan Raya Tubagus Angke, Jakarta Barat tergenang air sekitar 20 Cm. (TIYO/Kis)

KITAINDONESIASATU.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan pembaruan kondisi banjir di wilayah ibu kota pada Kamis siang, 29 Januari 2026. Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 28 Rukun Tetangga (RT) dan 11 ruas jalan masih tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari.

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan mengatakan, wilayah Jakarta Timur menjadi area yang terdampak paling signifikan, terutama di kawasan yang dilintasi aliran Kali Ciliwung seperti Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Cawang, dengan ketinggian air mencapai 110 hingga 150 cm.

Sementara di Jakarta Barat, banjir merendam pemukiman di Kelurahan Kedoya Selatan dan Rawa Buaya. Di Rawa Buaya genangan air 60 Cm menggenangi rumah warga yang terletak di Bantaran Kali Mookevart, Cengkareng. Warga terpaksa memarkian kendaraan roda dua dan empat ke tempat lebih tinggi.

“Banjirnya sama dengan yang terjadi 10 hari lalu. Masuk ke dalam rumah sekitar 40 Cm,” kata Hasan, warga Rawa Buaya kepada kitaindonesiasatu.com, Kamis (29/1/2026).

Untuk ruas jalan raya, kemacetan parah terjadi di beberapa titik strategis, di antaranya:

  • Jalan Daan Mogot (Jakarta Barat): Genangan setinggi 30 cm di depan Samsat menyebabkan arus lalu lintas menuju Pesing lumpuh. Genangan air juga terlihat di Jalan Tubagus Angke dari arah Pesing menuju Jembatan Dua.
  • Jalan Letjen Suprapto (Jakarta Pusat): Jalur lambat terendam hingga 40 cm, memaksa pengendara motor masuk ke jalur busway.
  • Jalan DI Panjaitan (Jakarta Timur): Antrean kendaraan mengular hingga 3 km akibat genangan setinggi 30 cm di depan Wika Tower.

BPBD telah mengerahkan personel gabungan dari Dinas SDA dan Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air menggunakan pompa mobile guna mempercepat surutnya genangan di titik-titik krusial tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *