Berita Utama

BNN dan Interpol Tangkap Dewi Astutik, Buronan Sabu Rp5 Triliun di Kamboja

×

BNN dan Interpol Tangkap Dewi Astutik, Buronan Sabu Rp5 Triliun di Kamboja

Sebarkan artikel ini
Calon Kapolri Suyudi Ario Seto
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan Interpol berhasil menangkap Dewi Astutik, seorang perempuan asal Ponorogo, Jawa Timur, yang diduga menjadi otak utama penyelundupan 2 ton sabu senilai kurang lebih Rp5 triliun melalui perairan Kepulauan Riau.

Dewi Astutik sebelumnya masuk dalam daftar Red Notice Interpol sejak tahun 2024 ini disinyalir kuat bersembunyi di Kamboja. Dugaan ini didukung oleh informasi dari lingkungan terdekat Dewi di Ponorogo yang menyebutkan ia terakhir berpamitan untuk bekerja ke Kamboja pada tahun 2023.

Dewi Astutik, yang diduga memiliki peran sentral sebagai pengendali dan perekrut kurir dalam jaringan narkoba internasional, menjadi target global setelah BNN berhasil mengungkap dan mengamankan sabu dalam jumlah fantastis tersebut.

Ia dikenal sering mengubah penampilan dan menggunakan identitas palsu ini, demi menuntaskan pemberantasan sindikat narkoba lintas negara. Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menjemput langsung Dewi Astutik di Kamboja. Sore nanti kasus penangkapan ini akan dirilis BNN di Jakarta.

Jaringan ini diduga memiliki koneksi kuat dengan wilayah Golden Triangle (Segitiga Emas), yang melibatkan Thailand, Myanmar, dan Laos.

BNN menyebut Dewi berperan sentral sebagai pengendali dan perekrut kurir di Indonesia, sering menyamarkan operasinya dengan bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sejumlah negara Asia, seperti Taiwan dan terakhir Kamboja. Jaringan ini memanfaatkan WNI yang tergiur iming-iming upah besar untuk menjadi kurir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *