Petugas di lapangan juga aktif menyisir bahu jalan untuk mengantisipasi hambatan selama arus balik Lebaran 2026 berlangsung.
Korlantas Polri memprediksi dua puncak arus balik. Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret, sementara gelombang kedua pada 28–29 Maret.
Untuk menghadapi lonjakan tersebut, berbagai skema rekayasa lalu lintas nasional telah disiapkan, mulai dari one way, contraflow, hingga sistem ganjil-genap.
Penerapan kebijakan ini akan dilakukan secara fleksibel mengikuti kondisi di lapangan demi memastikan kesiapan arus balik KM 29 tetap optimal.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara intensif setiap waktu untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran 2026.***

