Berita UtamaSepakbola

Arema FC Krisis Gol Melawan Persik Kediri dengan Perombakan Pemain

×

Arema FC Krisis Gol Melawan Persik Kediri dengan Perombakan Pemain

Sebarkan artikel ini
Marcos Reina dan Marcos Santos
Pelatih persik Kediri, Marcos Reina dan pelatih Arema FC, Marcos Santos foto: arema/ persik official

KITAINDONESIASATU.COM – Arema FC akan menjamu tetangga dekatnta Persik Kediri pada laga pekan ke-17 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang, Minggu (11/1/2026) sore.

Laga sarat gengsi ini menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara keduanya berada diperingkat ke 11 dan 12 tepaut satu poin.

Persik Kediri mengoleksi 19 poin diperingkat ke-11, sementara Arema FC berada diperingkat ke-12 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan mengoleksi 18 poin.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Singo Edan berambisi mengamankan tiga poin penuh demi mengejar ketertinggalan mereka, begitu juga dengan Persik Kediri yang masih jauh dari harapan pasca pergantian pelatih barunya.

Arema FC dan Persik Kediri dipastikan tampil dengan motivasi tinggi setelah menjalani persiapan intensif, baik dari segi taktikal maupun kondisi fisik para pemain.

Di sisi lain, Persik Kediri datang dengan tekad mencuri poin di kandang lawan, tim berjuluk Macan Putih ini berupaya bangkit dari keterpurukan dibantai 3-0 Persita dan bermain imbang 1-1 melawan Persib Bandung.

Pertandingan Arema FC kontra Persik Kediri akan sengit sejak menit awal, kedua tim sama-sama mengandalkan permainan cepat dan disiplin bertahan, sehingga duel ini menjadi totonan menarik.

Sejauh ini Arema FC masih menghadapi masalah dalam hal mencetak gol di beberapa laga terakhir, sejak striker Dalberto Luan Belo absen karena urusan pribadi di negaranya Brasil.

Pelatih Arema Marcos Santos terus memutar otak untuk melakukan perubahan komposisi pemain serta memberi motivasi kepada mereka untuk terus meningkatkan kemampuan dalam memproduksi gol.

Dari sisa laga yang dijalani Arema FC masih memiliki sebanyak 9 laga kandang di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang, untuk memberi kesempatan tim meraih kemenangan dihadapan suporternya.

Arema FC juga miliki masalah dalam mencetak gol di beberapa laga terakhirnya Super League 2025/2026, sejak striker andalannya, Dalberto Luan Belo absen karena ada urusan pribadi.

Tim sepertinya seret dalam mencetak gol, dari tiga laga terakhir yang dilalui mereka hanya mampu mencetak dua gol, itupun dicetak oleh pemain yang notabene berposisi sebagai bek kiri, yakni Iksan Lestaluhu saat melawan Madura United yang berakhir imbang 2-2.

Sementara di laga melawan Persita Tangerang dan Bali United, lini serang Arema FC gagal menciptakan sebiji gol pun ke gawang lawan dan takluk dengan skor identik 0-1.

Menanggapi masalah ini, pelatih Arema FC, Marcos Santos menyadari bahwa ketergantungan pada sosok Dalberto memiliki efek negatif. Sebab ketika pemain berusia 31 tahun ini absen, praktis tak ada pengganti sepadan di posisi ujung tombak.

Namun dalam perkembangan terbarunya Dalberto sudah bersama tim Arema FC, namun kondisinya masih diragukan untuk tampil bersama tim melawan Persik Kediri.

Sejak urusan pribadi di negaranya dan kini sudah kembali ke Malang, namun kondisi Dalberto masih belum sepenuhnya pria.

Pemain berusia 31 tahun masih harus menjalani latihan untuk kembali memulihkan kondisinya seperti semula, saat ini kondisinya baru 60-70 persen, meskipun dia surah siap berlaga besuk.

Sejauh ini Dalberto sudah membuktikan dengan 10 gol yang telah ia ciptakan ke ke jala gawang lawan dari 12 penampilannya pada musim ini.

Meski kondisinya masih diragukan, Marcos Santos menyampaikan kalau Dalberto tetap disiapkan oleh Arema FC melawan Persik Kediri.

Sementara Persik Kediri sebelumnya juga telah mempersiapkan timnya khususny meningkatkan stamina dan mental pemain agar lebih tangguh menghadapi lawannya Arema FC.

Menjelang laga melawan Arema Persik Kediri melepas salah satu pemainnya menjelang bursa transfer para musim, yakni Lucas Gama yang menjadi benteng pertahanan Persik Kediri di posisi bek tengah.

Kini pemain belakang Persik Kediri terisa Francisco Cerneiro, Khurshidbek Mukhtorov dan Muhammad Firli yang belakangan mengalamai performa yang cukup bagik setelah mencetak satu-satunya gol saat menghadapi Madura United dengan hasil 1-1.

Di sisi lain melawan Arema FC, pelatih Persik Marcos Reina diperkirakan akan merombak komposisi pemain pasca kepergian salah satu bek andalan Persik Kediri.

Seperti dalam laga melawan Persib sebelumnya Yusuf Meilana bertindak sebagai starter di laga kontra melawan Persib Bandung pada laga sebelumnya, 5 Januari 2026 dengan skor 1-1.

Kini pelatih Marcos akan menurunkan Yusuf Meilana untuk menempati posisi bek kanan, yang sebelumnya tidak pernah dalam posisi ini, namun ini langka yang harus dilakukan sang pelatih.

Tidak ada polihan mengisi posisi tersebut, sebab Henhen Herdiana tak bisa dimainkan karena status sebagai pinjaman Persib Bandung dan Novri Setiawan sedang sakit menjelang laga melawan Persib.

Oleh karena itu mengambil risiko tersebut dengan memempatkan Yusuf Meliana di posisi yang bukan posisi terbaik yang pernah didudukinya, sebab tidak ada full back lain lagi dan ini merupakan kenyamanan.

Melawan Arema pelatih Marcos tidak menutup kemungkinan akan melakukan rotasi seperti yang terjadi sebelumnya Francisco Carneira juga diputar dari bek tengah ke bek kanan dalam laga kontra Persita Tangerang.

Marcos juga mengatakan sesorang bisa bermain di situasi yang berbeda dan kami memutuskan Yusuf adalah yang terbaik, itu kenapa dia harus bemain sebagai bek kanan di Persik Kediri. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *