KITAINDONESIASATU.COM – Laga pekan kedua antara PSM Makassar vs Arema FC diwarnai ketegangan setelah Arema FC sukses meraih kemenangan di babak pertama hingga detik-detik terakhir gagal meraih mimpunya.
Hingga babak pertama berakhir kedudukan masih 2-3 untuk kemenangan Arema FC pada laga di Stadion BJ Habibie Parepare Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026) sore namun dimenit terakhir kedudukan berubah secara mengejutkan.
Kemenangan Arema FC terhenti dimenit terakhir pertandingan ke-90+6 setelah Luka Cumic menjadi penyelamat Juku Eja hingga merubah kedudukan menjadi 3-3.
Tidak ada waktu lagi Arema untuk kembali membalas gol yang diciptakan striker asing PSM Makassar ini karena waktu pertandingan sudah berakhir, laga yang menegangkan dari pertandingan ini mengakhiri mimpi Singo Edan.
Tiga gol babak pertama berhasil diciptakan oleh pemain Arema Gabriel Silva dimenit ke-29 dan Gustavo Franca Amadio menit ke-35 melalui tendangan penalti, kemudian gol balasan PSM Makassar melalui tendangan penalti oleh Stafan Jevtoski menit injurytime 45+1.
Namaun pada babak kedua kembali tercipta tiga gol dari arema dicetak Careca, kemudian satu gol balasan dari pemain PSM Makassar berhasil disarangkan striker asing Luka Cumic pada menit ke-66 dan gol dimasa injurytime 90+6.
Dalam laga ini Arema dalam tekanan setelah PSM Makassar mampu mendominasi pertandingan, akan tetapi Arema FC mampu mengimbangi permainan dan bermain lebih efektif melalui skema serangan balik.
Para pemain Arema FC sepertinya mampu membaca permainan dengan menanfaatkan blunder kapten PSM Makassar Rizky Eka hingga Gabi panggilan Gabriel Silva penyerang sayap Arema ini mampu memanfaatkan peluang itu.
Dengan kecepatannya Gabi mampu mengecoh dua pemain PSM Makassar Mulfi Hidayat dan Hilmasyah hingga mencetak gol pembuka hingga kedudukan berubah 0-1 untuk Arema FC.
Keunggulan Arema FC kembali bertambah setelah enam menit berselang terjadi pelanggaran yang dilakukan pemain PSM Makassar Fahrul Aditia di area kotak penalti hingga berujung pelanggaran, Gustavo Franca sebagai eksekutor sukses menembus gawang PSM hingga kedudukan berubah 0-2.
Setelah keunggulan dua gol ini pasukan Marcos Santos semakin banyak memberikan tekanan kepada tuan rumah dengan memanfaatkan serangan melalui jalur sisi kanan pertahanan Juku Eja.
Tuan rumah tak tinggal diam setelah tertinggal dua gol, mereka melakukan berbagai cara untuk kembali melakukan serangan dan menekan tamunya Singo Edan hingga berakhir dengan kesuksesan pelanggaran penalti yang dieksekusi Stefan Jevtoski dimenit ke-45+1.
Meski medekati detik-detik terakhir PSM melancarkan serangan dengan cepat hingga Fahrul Aditia mencetak gol, namun sayang gol yang diciptakan di detik-detik terakhir dianulir wasit pertandingan karena Kodai Tanaka terlebih dahulu berada dalam posisi offside, hingga turun minum skor tetap bertahan 1-2 untuk keunggulan Singo Edan.
Babak kedua kemudian dilanjutkan dengan intensitas permain semakin keras, kedua tim melakukan jual beli serangan hingga menit ke-60 Careca menambah keunggulan hingga kedudukan menjadi 1-3.
Tertinggal semakin jauh PSM Makassar kembali menata strategi untuk menekan Singo Edan, enam menit berselang tekanan berbuah peluang hingga Luka Cumic berhasil menggandakan gol PSM Makassar dimenit ke-66 hingga kedudukan berubah menjadi 2-3, Arema FC masih unggul hingga menit ke-77.
Meski memiliki waktu yang singkat PSM Makassar terus melakukan tekanan dan perbaikan strategi permain serta bekerja keras untuk tidak mempermalukan timnya yang saat pernadingan tidak bisa dihadiri pendukungnya setelah mendapatkan sangsi dari PSSI.
Di menit terakhir mimpi Arema FC meraih kemenangan berubah cepat menjadi kegagalan setelah Luca Cumic berhasil membalas kekalahan ketiga hingga menyamakan kedudukan 3-3 dan memaksa tim tamu untuk berbagi poin dalam laga ini.
Berikut susunan pemain PSM Makassar vs Arema FC
PSM Makassar (4-2-3-1)
Hilman Syah; Dusan Lagator, Aloisio Neto, Mufli Hidayat, Victor Luiz; Stefan Jevtoski, Ananda Raehan; Navarone Foor, Rizky Eka, Fahrul Aditia; Kodai Tanaka
Pelatih: Darije Kalezic
Arema FC (4-3-2-1)
Muhammad Adi Satryo; Achmad Maulana, Diego Landis, Walisson Maia, Johan Ahmad Farizi; Betinho, Salim Akbar Tuharea, Matheus Blade; Gabriel Silva, Gustavo Franca; Careca
Pelatih: Marcos Santos. **





