KITAINDONESIASATU.COM – Gunung Ibu di Halmahera dinaikkan statusnya menjadi level IV atau Awas. Guna menghindarkan hal yang tidak diinginkan, Pemkab Halmahera hari ini, Sabtu (18/1/2025) melakukan evakuasi kepada warga di lima desa yang terdampak erupsi Gunung Ibu.
Sebanyak 175 personel gabungan dari TNI/Polri, BPBD, Dinsos dan Satpol PP disiapkan untuk mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Ketua Tim Posko Tanggap Darurat Erupsi Gunung Ibu, Dandim 1501 Ternate, Kolonel Arm Adietya Yuni Nurtono kepada wartawan menyatakan, untuk keperluan evakuasi warga di enam desa tersebut pihaknya sudah menyiapkan kendaraan ke tempat aman.
Evakuasi dari enam desa yang terletak di sekitaran Gunung Ibu Halmahera ini sebelumnya direkomendasikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman, menyusul peningkatan status Gunung Api Ibu dari level III Siaga menjadi level IV Awas.
Enam desa tersebut adalah Desa Sangaji Nyeku, Desa Soa Sangadji, Desa Tuguis, Desa Togoreba Sungi, Desa Borona, dan Desa Todoke.
Semula beberapa warga di beberapa desa tersebut menolak dievakuasi dengan alasan masih aman. Namun setelah mendapat penjelasan dari unsur terkait akhirnya warga menerima dan siap dievakuasi secara sukarela.
Evakuasi warga di enam desa itu diperkirakan dilakukan sekitar 2 hari. Adietya mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan dan rekomendasi dari PVMBG agar segera mengosongkan desa. (***)
