KITAINDONESIASATU.COM — Selama sekitar 13 tahun, AS (41) menjalani pekerjaan sebagai sopir angkutan di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan. Ia terbiasa membawa penumpang maupun kebutuhan pokok melewati jalur tersebut.
Namun, perjalanan AS kali ini berakhir tragis. Ia ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan yang hangus terbakar di kawasan Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya.
AS sebelumnya membawa bahan kebutuhan pokok bersama sembilan penumpang dari Ilekma menuju Mbua. Dalam perjalanan, kendaraan yang dikemudikannya diduga dihadang kelompok bersenjata.
Peristiwa tersebut, sebagaimana dikutip dari lama resmi Divisi Humas Polri Jumat 18 September 2026, kini menjadi perhatian aparat gabungan. Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya, Batalyon B Satbrimobda Papua, dan Satgas Koops TNI Habema turun melakukan penyelidikan untuk mengungkap apa yang terjadi di jalur tersebut.
AS Dipastikan Warga Sipil
Jenazah AS telah dievakuasi ke RSUD Wamena untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah proses tersebut selesai, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Di tengah proses penyelidikan, aparat juga meluruskan informasi mengenai sosok AS. Polisi memastikan korban merupakan warga sipil, bukan anggota intelijen seperti informasi yang sempat beredar.
Selama bertahun-tahun, AS bekerja sebagai sopir pada jalur Wamena-Mbua. Pekerjaan tersebut membuatnya menjadi bagian dari aktivitas transportasi masyarakat yang menghubungkan sejumlah wilayah di kawasan tersebut.






