KITAINDONESIASATU.COM- EIGER Adventure Land bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), akademisi, pakar lingkungan, dan berbagai pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lereng Gunung Pangrango. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ekosistem hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) sekaligus mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
Mengusung tema “Pulihkan Bersama, Tumbuhkan Harapan”, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program kolaboratif yang telah dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Sebanyak 350 pohon endemik ditanam sebagai bagian dari pemulihan vegetasi hulu yang dilakukan secara bertahap dan terukur sejak tahun 2021. Hingga saat ini, EIGER Adventure Land tercatat telah menanam lebih dari 118.000 pohon tegakan serta lebih dari 8 juta tanaman semak dan penutup tanah. Program ini diperkuat dengan pembangunan lima kolam retensi dan 205 sumur resapan, serta pendataan keanekaragaman hayati bersama para pakar.
Rangkaian kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi sebelumnya, termasuk refleksi Sumpah Pemuda bersama KLH/BPLH serta gerakan penanaman pohon dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang seluruhnya mengarah pada tujuan pemulihan kawasan hulu Puncak secara ilmiah, terukur, dan berkelanjutan.
Chairman PT Eigerindo Multi Produk Industri, Ronny Lukito, menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Melalui sinergi antara EIGER Adventure Land, KLH, para pakar, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berupaya mengelola laju run-off dengan penanaman yang tepat, benar, dan masif. Penanaman pohon tegakan dan penutup tanah merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk menjaga keseimbangan lingkungan hulu. Biarkan alam ini tetap lestari,” kata Ronny Lukito, Minggu, 7 Desember 2025.
Dari sisi rekayasa lingkungan, pendekatan ilmiah menjadi dasar seluruh program restorasi. Yuli Suharnoto, Staf Pengajar Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University, menjelaskan pentingnya prinsip penanaman berbasis kajian ilmiah.
“Hal terpenting dalam kegiatan penanaman adalah prinsip ‘the right tree, in the right place, for the right purpose.’ Karena itu, kajian geologi, kestabilan lereng, dan analisis curah hujan menjadi dasar. Prinsip ini diterapkan dengan baik oleh EIGER Adventure Land. Bersama Prof. Tukirin dan Rachmat Fajar Lubis dari BRIN, kami menyusun zonasi jenis tanaman yang mampu menahan air sekaligus mencegah bencana,” ujar Yuli Suharnoto.
Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Roby Rohyadi, menyatakan dukungan terhadap pendekatan berbasis sains tersebut.
“EIGER telah menjalankan langkah sesuai arahan dan rekomendasi KLH, terutama dalam pengelolaan run-off dan pemulihan vegetasi. DLH Kabupaten Bogor akan memastikan pembinaan lingkungan yang terukur dan berbasis sains, agar rehabilitasi kawasan benar-benar efektif mengurangi risiko bencana,” ujarnya.
Pakar botani dan ekologi hutan tropis, Prof. Tukirin Partomihardjo, menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar sebagai pusat konservasi dan edukasi lingkungan.
“Pengembangan EIGER Adventure Land diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat kepedulian lingkungan dengan melestarikan pohon-pohon langka melalui pembangunan arboretum. Ini memberi peluang besar untuk edukasi generasi muda,” ujarnya.
Direktur Utama EIGER Adventure Land, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi simpul penting dalam perjalanan pemulihan kawasan.
“Inilah titik di mana semua langkah kecil yang kita mulai akhirnya bertemu. Dari setiap penanaman yang pernah dilakukan, hari ini kita merangkainya menjadi satu harapan yang utuh: bahwa pemulihan alam bukan sekadar program, melainkan komitmen yang akan terus tumbuh bersama. Kolaborasi inilah yang memperkuat masa depan kawasan hulu, dan semua itu membutuhkan semangat untuk bergerak bersama,” kata Imanuel Wirajaya.
Melalui pendekatan pentaheliks yang melibatkan pemerintah, akademisi, pakar, komunitas, media, dan sektor swasta, EIGER Adventure Land memperkuat langkah menuju pengembangan ekowisata berkelanjutan sekaligus pemulihan fungsi ekologis kawasan Puncak. Upaya ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi mitigasi bencana serta keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang. (Nicko)


