Rohmatur warga Belitung menuturkan bahwa Pampi sudah menjadi bagian dari identitas kuliner daerah tersebut.
“Pampi itu bisa menyesuaikan selera. Mau yang kering dan gurih ada Pampi Goreng, mau yang berkuah dan hangat ada Pampi Rebus. Apalagi kalau pakai jeruk kunci khas Belitung, rasanya semakin khas. Tidak heran kalau banyak wisatawan luar yang mencarinya,” ujar Rohmatur.
Wisatawan yang ingin menikmati Pampi tidak akan kesulitan menemukannya. Hidangan ini tersedia di berbagai warung makan lokal yang tersebar di Belitung.
Informasi lokasi kedai Pampi pun mudah diakses melalui aplikasi peta digital.
Sebagai bagian dari kekayaan kuliner lokal, Pampi melengkapi jajaran makanan khas Belitung lainnya seperti Mie Belitung dan Gangan, yang telah lebih dulu dikenal secara nasional.***




