KITAINDONESIASATU.COM – Selama periode Januari hingga September 2024, realisasi penanaman modal di Provinsi Kalimantan Selatan mencapai total Rp18,13 triliun, yang terdiri dari 9.139 proyek. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp12,18 triliun dengan 8.255 proyek, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp5,95 triliun dengan 884 proyek.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan, Endri AP MAP, di Banjarbaru pada Selasa 5 November 2024.
Informasi ini berdasarkan data yang dipaparkan oleh Kementerian Investasi/BKPM dan Daftar Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Provinsi Kalimantan Selatan yang diterima dari Kedeputian Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM.
Realisasi Investasi Tertinggi di Kabupaten Kotabaru
Realisasi investasi tertinggi pada periode ini tercatat di Kabupaten Kotabaru, dengan total investasi sebesar Rp4,61 triliun. Diikuti oleh Kabupaten Tanah Bumbu dengan Rp3,71 triliun dan Kota Banjarmasin dengan Rp3,10 triliun.
Dalam hal jumlah proyek, Kota Banjarmasin menempati posisi teratas dengan 2.056 proyek. Disusul oleh Kabupaten Banjar dengan 1.320 proyek, dan Kota Banjarbaru dengan 1.096 proyek.
Realisasi Investasi Berdasarkan Jenis Usaha
Realisasi investasi PMDN tertinggi pada periode Januari – September 2024 tercatat di Kota Banjarmasin dengan nilai Rp2,97 triliun, diikuti oleh Kabupaten Tanah Bumbu dengan Rp2,78 triliun dan Kabupaten Tapin dengan Rp1,62 triliun.
Sementara itu, investasi PMA terbesar tercatat di Kabupaten Kotabaru, yang mencapai Rp3,70 triliun, diikuti oleh Kabupaten Tanah Bumbu dengan Rp932,78 miliar, dan Kabupaten Balangan dengan Rp356,49 miliar.
