Bisnis

Majalah dan Media Online ‘Kita Indonesia Satu’ Lahir Menyapa Nusantara

×

Majalah dan Media Online ‘Kita Indonesia Satu’ Lahir Menyapa Nusantara

Sebarkan artikel ini
Soft Launching Majalah Kita Indonesia Satu
Pemimpin Umum Majalah Kita Indonesia Satu dan kitaindonesiasatu.com, Irjen Pol (Purn) Dr. Tabana Bangun SH MSi, Komisaris Utama Widodo Sigit Pudjianto SH bersama Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun dalam acara soft launching, Kamis 8 Agustus 2024 di Mampang, Jakarta Selatan.

KITAINDONESIASATU.COM – KAMIS 8 Agustus 2024 menjadi hari spesial bagi Media Online dan Majalah “Kita Indonesia Satu”. Disebut istimewa lantaran tanggal tersebut memiliki makna yang mendalam yakni tanggal 8 bulan 8 tahun 2024 (8). Lebih istimewa lagi karena 8 hari menjelang perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

Sebagai media yang baru lahir, awak media ini sengaja memilih angka 8 karena diyakini bakal meraih kesuksesan. Bertempat di kantornya Jalan Mampang Prapatan XXXVIII No. 34 Pancoran Jakarta Selatan, “Kita Indonesia Satu” mulai menyapa masyarakat dengan ditandai acara soft launching.

Sangat istimewa karena dalam acara tersebut, hadir beberapa tamu penting dari Alumni Akademi Polisi (Akpol) 1988.

Mereka di antaranya Irjen Pol (Purn) Anang Syarief H., Irjen Pol (Purn) Desmawan P. , Irjen Pol (Purn) Jhonny Siahaan, Irjen Pol (Purn) AMT Siahaan dan beberapa lainnya. Hadir pula Komisaris Utama Kita Indonesia Satu Widodo Sigit Pudjianto SH serta para undangan lainnya seperti Kompol (Purn) Sitiani SH disertai rekan-rekan dari Jakarta dan Medan

Irjen Pol (Purn) Tabana Bangun yang merupakan Direktur Utama “Kita Indonesia Satu” mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena banyak dukungan yang diberikan dari rekan-rekan di Akpol 88, Lemhannas dan masyarakat dengan dukungan yang diberikan. Melalui launching media online dan majalah “Kita Indonesia Satu” ini dirinya meminta restu.

“Media ini hadir untuk mendukung pemerintah dan kebijakan-kebijakan lainnya, dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang semua hal, mulai dari aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga media ini diharapkan bisa membantu masyarakat dalam memajukan kesejahteraan bangsa,” kata Irjen Pol (Purn) Tabana Bangun.

Menurut mantan Kapolda Kepulauan Riau ini, untuk membangun media sebagai penyampai informasi, dirinya akan dibantu oleh rekan-rekan yang selama ini pakar di bidangnya. Dengan begitu, nantinya arah dari media ini bisa berjalan mulus dengan variasi rubrik terutama dalam mendukung pembangunan nasional saat ini dan kedepannya.

“Namun demikian dalam perjalanan nantinya saya berpikir bahwa sebuah media harus selalu dievaluasi agar pemberitaan dan pendapatan perusahaan berkembang,” ujar purnawirawan jenderal bintang dua ini.

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Program Pasca Sarjana STIK Lemdiklat Polri ini, pihaknya pun mendapat dukungan dan arahan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Hal itu dirasa penting untuk tetap memberikan informasi yang baik dan bisa terus diterima oleh masyarakat.

“Kami tetap berharap kepada ketua PWI sebagai pembina untuk selalu memonitor dan mengoreksi, sehingga perjalanan kami bisa berjalan dengan baik. Kami juga berharap bantuan dari rekan lainnya dalam pemberitaan dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemberitaan, kami minta masukan,” ujar Tabana.

DSC 0226 2 scaled
Pemimpin Umum Majalah Kita Indonesia Satu dan kitaindonesiasatu.com, Irjen Pol (Purn) Dr. Tabana Bangun SH MSi, Komisaris Utama Widodo Sigit Pudjianto SH bersama Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi serta sejumlah alumni Akpol 88 di antaranya Irjen Pol (Purn) Anang Syarief H., Irjen Pol (Purn) Desmawan P. , Irjen Pol (Purn) Jhonny Siahaan, Irjen Pol (Purn) AMT Siahaan dan beberapa lainnya serta para undangan lainnya Kompol (Purn) Sitiani SH disertai rekan-rekan dari Jakarta dan Medan, hadir di soft launching media ini, Kamis 8 Agustus 2024.

Dunia Pers Kejam

Sementara itu, Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun menambahkan, munculnya media online dan majalah “Kita Indonesia Satu” itu berawal ketika dirinya dan Pak Tabana hadir dalam sebuah acara di Batam.

“Saat itu terucap ketika sudah purnawirawan ayo kita bergabung di dunia pers, kala itu Pak Tabana berucap ‘Saya tidak tahu sama sekali’, namun saya sampaikan bahwa nanti akan kami bantu,” kenangnya.

Seiring berjalannya waktu, sambung Hendry, tepatnya pada bulan Maret 2024, dirinya kembali bertemu dan di situlah Pak Tabana tertarik akan ide yang sempat terlontar. Ia pun melibatkan rekannya Tatang Suherman.

“Dari pembicaraan itu pun akhirnya muncul media online dan majalah Kita Indonesia Satu yang hari ini memulai edisi perdananya”, ujar Ketua PWI Pusat ini.

Dalam kesempatan itu, Hendry sempat berucap jika dunia media itu sangat kejam dan banyak yang sudah menjadi korban karena setiap hari ada yang mati. Namun kalau kita teliti yang mati itu karena tidak siap untuk menghadapi pertarungan, persaingan dan tidak mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat hingga teknologi informasi yang begitu cepat.

“Ini yang menjadi titik utamanya, karena sebuah media itu harus paham kalau itu perlu armada yang siap mendukung. Dan Kita Indonesia Satu pastinya bisa bersaing, apalagi di dalamnya dihuni oleh mantan-mantan wartawan profesional dari Kompas-Gramedia hingga Pikiran Rakyat dan beberapa media lainnya,” ungkap Hendry.

Menurut mantan wartawan Kompas Gramedia ini, dengan diisi para profesional di dalam redaksi Kita Indonesia Satu, pastinya bisa bersaing dengan media lain, apalagi awak media ini rata-rata sudah malang melintang dalam dunia media.

“Kita Indonesia Satu tampil dalam bentuk media online dan media cetak berbentuk majalah. Ada pun majalah ini memiliki karakteristik yang lain yakni dibuat superlux untuk kalangan menengah atas,” imbuhnya.

DSC 9810
Pemimpin Umum Majalah Kita Indonesia Satu dan kitaindonesiasatu.com, Irjen Pol (Purn) Dr. Tabana Bangun SH MSi, Komisaris Utama Widodo Sigit Pudjianto SH dalam acara soft launching Majalah dan Online Kita Indonesia Satu.

Momen Pilkada

Kehadiran media online dan majalah Kita Indonesia Satu ini, sambung Hendry, diharapkan bisa mengambil momen awal pada bulan November tahun ini di mana ada Pilkada yang akan memilih 37 gubernur baru dan 536 bupati serta walikota baru.

“Di edisi perdana, majalah ini membahas bakal calon Gubernur Airin Rachmi Diany untuk Pilkada Banten. Kita tak peduli siapa yang menang, namun yang mau kita jual adalah orang yang cantik akan bertarung di Pilkada Banten. Inilah pertarungan yang menarik di dua kubu di provinsi Banten,” terang Hendry.

Dengan berbekal pengalaman yang dimiliki teman-teman, Hendry berharap perkembangan media bisa jauh lebih cepat. Ibarat teman-teman sudah bisa bawa mobil dengan kecepatan 100 km per jam tanpa goyang lagi.

“Saya menilai peluang media ini untuk berkembang besar cukup besar. Tapi tetap saya ingatkan, kita harus awas dan waspada, pastinya Kita Indonesia Satu bisa bersaing dengan media-media lainnya,” tutup Hendry. (Ifand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *