KITAINDONESIASATU.COM – Kabar panas soal pembatasan BBM subsidi akhirnya dijawab. Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan pembatasan pembelian BBM, baik Biosolar maupun Pertalite.
“Semua masih normal, tidak ada pembatasan ataupun penyesuaian,” ujar Wahyudi di Jakarta, Selasa (31/3).
Pernyataan ini sekaligus meredam keresahan publik yang sebelumnya dihebohkan dengan beredarnya surat keputusan terkait pengendalian distribusi BBM subsidi. Dalam dokumen tersebut, sempat mencuat wacana pembatasan pembelian, mulai dari 50 liter per hari untuk kendaraan roda empat, hingga 200 liter untuk kendaraan besar.
Namun, Wahyudi menekankan bahwa pihaknya hanya sebagai pelaksana dan masih menunggu arahan resmi dari pemerintah. Artinya, keputusan final belum diketok.
Meski begitu, isi dokumen yang beredar tetap bikin publik waswas. Pasalnya, skema pembatasan tersebut juga menyasar kendaraan layanan umum seperti ambulans, mobil jenazah, hingga pemadam kebakaran—yang tentu krusial bagi masyarakat.
Untuk saat ini, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik. Selama belum ada keputusan resmi dari pemerintah, pembelian BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar masih berjalan seperti biasa. (*)



