KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026 mampu mencapai target sekitar 5,5 persen.
Keyakinan ini disampaikan oleh Airlangga Hartarto yang menilai peningkatan konsumsi ekonomi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri menjadi faktor utama pendorong.
Lonjakan aktivitas ekonomi terlihat dari tingginya belanja masyarakat, terutama pada sektor kebutuhan pokok, transportasi, hingga pariwisata.
Momentum ini dinilai mampu menjaga laju pertumbuhan meski terdapat sejumlah tantangan ekonomi.
Stimulus Pemerintah dan Tantangan Inflasi ekonomi
Selain konsumsi masyarakat, pemerintah juga mendorong pertumbuhan melalui berbagai kebijakan strategis.
Salah satunya adalah pemberian insentif transportasi mudik seperti diskon tiket kereta api, kapal laut, hingga pesawat.
Langkah ini bertujuan meningkatkan mobilitas sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Tak hanya itu, bantuan pangan senilai triliunan rupiah turut disalurkan kepada puluhan juta keluarga penerima manfaat.


