Pemerintah juga menyoroti tindakan kelompok yang memanfaatkan demonstrasi untuk melakukan penjarahan dan menyerang fasilitas umum. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa aksi kekerasan terjadi di tengah demonstrasi dengan tuntutan sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Biaya Hidup dan Kondisi Sekolah Jadi Sorotan
Aksi nasional tersebut mencerminkan kekecewaan sebagian masyarakat terhadap kenaikan biaya hidup, tekanan inflasi, dan menurunnya kualitas layanan publik, terutama pendidikan.
Persoalan sekolah turut menjadi perhatian para pelajar dan kelompok masyarakat yang menginginkan perbaikan layanan pendidikan. Tuntutan itu kemudian bertemu dengan keresahan kelompok lain terkait daya beli, upah, dan kondisi ekonomi rumah tangga.
Gelombang protes ini mengingatkan pada gerakan rompi kuning yang pernah mengguncang Prancis pada 2018. Saat itu, keresahan ekonomi juga mendorong mobilisasi massa dalam skala besar.
Di tengah situasi terbaru, tantangan pemerintah Prancis bukan hanya memulihkan ketertiban dan menangani pelaku kekerasan, tetapi juga merespons persoalan ekonomi serta layanan publik yang menjadi sumber keluhan masyarakat.***





