Desa Kita

Mengulas Sejarah Negara Pasundan dalam 1,500 Kata!

×

Mengulas Sejarah Negara Pasundan dalam 1,500 Kata!

Sebarkan artikel ini
Negara Pasundan
Doc: Wikipedia

Jawa Barat adalah salah satu provinsi paling awal yang dibentuk setelah kemerdekaan Indonesia. Dalam catatan sejarahnya, Provinsi Jawa Barat pernah berubah menjadi Negara Pasundan, Negara yang terpisah dari Republik Indonesia. Tapi negara baru ini tidak berumur panjang.

Negara Pasundan adalah salah satu negara bagian dari negara federal Republik Indonesia Serikat (RIS) yang didirikan oleh Belanda pada tanggal 24 April 1948. Letaknya di bagian barat Pulau Jawa (sekarang DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Banten) dan beribu kota di Bandung.

Pembentukan Negara Pasundan ini tak lepas dari gejolak sosial yang terjadi di Jawa Barat. Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, muncul gerakan kontra-revolusi yang dimotori oleh menak di Jawa Barat. Menak merupakan kelompok bangsawan dalam masyarakat Sunda sebagaimana priayi di Jawa. Salah satu menak yang bernama Soeria Kartalegawa merupakan tokoh utama dalam pendirian Negara Pasundan di Jawa Barat. Soeria Kartalegawa pernah menjadi Bupati Garut semasa pemerintahan Hindia-Belanda. Ia memiliki alasan khusus tidak menyukai gerakan revolusi, dan pembentukan Provinsi Jawa Barat.

Presiden pertama dan terakhirnya adalah Raden Aria Adipati Wiranatakoesoema. Berdirinya Negara ini sangat tergantung akan bantuan Belanda, tampak terlihat saat Soeria Kartalegawa akan memproklamasikan pendirian negara ini di Bandung tahun 1947, Soeria Kartalegawa menunggu terlebih dahulu Pasukan Divisi Siliwangi yang hijrah ke Yogyakarta pergi.

Baca Juga  Full Senyum, Komentar Para Tokoh Perempuan yang Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran di Istana Negara

Pada konferensi ketiga pembentukan Negara Pasundan terdapat banyak peserta yang pro republik yang dipimpin oleh Raden Soejoso, eks Wedana Senen, Jakarta. Dari tiga kali hasil konferensi, sebagai wali negara, pertama dan terakhir, Wiranatakusumah. Namun ada versi lain Negara Pasundan yang berdiri 9 Mei 1947, dengan pemimpinnya Soeria Kartalegawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *