KITAINDONESIASATU.COM-Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meluncurkan program Holiday Sale 2025 mulai 13 Juni hingga 13 Juli mendatang. Peresmian Holiday Sale 2025 dilakukan di Gerai Indomaret Fresh Drive Thru Pahlawan Seribu, BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (13/6/2025).
Holiday Sale 2025 sebagai rangkaian menuju Hari Ritel Nasional 2025, ditargetkan meraup transaksi hingga Rp 60 triliun yang melibatkan jaringan ritel modern, pusat perbelanjaan, serta pelaku usaha kecil dan menengah dari seluruh Indonesia.
Peluncuran Holiday Sale 2025 secara simbolis dilakukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan, Budi Santoso, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo, dan Ketua Umum Aprindo, Solihin.
Ketua Umum Aprindo, Solihin mengatakan, Holiday Sale 2025 difokuskan untuk membangkitkan semangat berbagi dan solidaritas pasca-Ramadan serta liburan panjang, dengan mendorong pembelian kebutuhan pokok dan produk-produk unggulan dari pelaku UMKM lokal.
“Melalui keterlibatan aktif ritel nasional dan daerah, kegiatan ini menawarkan diskon menarik dan berbagai gimmick promosi untuk menarik minat belanja masyarakat,” kata Solihin
Peluncuran Holiday Sale 2025 ditandai dengan live streaming yang menghubungkan para menteri secara langsung dengan perwakilan ritel dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya adalah Alfamart cabang Solo di Jawa Tengah, Indomaret cabang Bali, Indogrosir di Gorontalo, Kaisar Mart di Pontianak Kalimantan Barat, dan Ramayana di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Selain fokus pada transaksi ritel, acara ini juga menghadirkan pameran 30 UMKM GO to Modern Ritel binaan Aprindo di wilayah Tangerang Selatan, termasuk showcase dua mitra UMKM di bidang kuliner, serta pameran 60 UMKM yang tergabung dalam program UMKM Pangan Award.
Puncak acara ditandai dengan deklarasi bersama empat kementerian-Menko Perekonomian, Mendag, Kemen UKM dan Kemendagri dan juga Bapanas yang menandatangani komitmen pembinaan dan pendampingan produk UMKM.
Deklarasi ini sekaligus menjadi fondasi kerja sama jangka panjang dalam mendorong kurasi, pemasaran, dan pengembangan produk lokal di jaringan ritel modern melalui skema business matching antara pelaku ritel dan UMKM.




