KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menunjuk Michel Barnier, mantan negosiator Brexit Uni Eropa, sebagai perdana menteri Prancis yang baru pada Kamis, 5 September 2024.
Macron menugaskan Barnier untuk membentuk pemerintahan yang “mempersatukan” dan melayani kepentingan negara.
Langkah ini menyusul pemilu legislatif cepat yang diadakan pada bulan Juni, yang menghasilkan parlemen tanpa mayoritas dan lanskap politik yang terpecah.
Dalam pemilu tersebut, koalisi sayap kiri muncul sebagai kelompok politik terbesar, namun tidak cukup kuat untuk mencapai mayoritas absolut di Majelis Nasional, yang membutuhkan 289 kursi.
Di sisi lain, faksi sentris Macron dan sayap kanan ekstrem juga membentuk dua kelompok besar lainnya, sementara partai sayap kanan tradisional Barnier menduduki posisi keempat dengan 47 kursi.
Barnier menggantikan Gabriel Attal yang mengundurkan diri setelah pemilu dadakan namun tetap menjalankan tugas sebagai pejabat sementara.
Marine Le Pen, pemimpin partai sayap kanan National Rally, menyatakan dukungannya untuk Barnier bergantung pada kebijakan yang ia usung.
Sementara itu, Olivier Faure, pemimpin Partai Sosialis, mengkritik keputusan Macron menunjuk perdana menteri dari partai yang berada di posisi keempat sebagai tindakan yang merusak demokrasi.
Barnier, yang dikenal sebagai penganut neo-Gaullisme dan pendukung integrasi Eropa, baru-baru ini mengejutkan banyak pihak dengan memperkeras sikapnya terhadap imigrasi dan keamanan dalam upaya gagal menjadi kandidat presiden pada 2022.
Saat itu, ia menyerukan moratorium terhadap imigrasi non-Eropa dan menekankan pentingnya menjaga kedaulatan Prancis dari pengadilan Uni Eropa.
Di usia 73, Barnier menjadi perdana menteri tertua dalam sejarah modern Prancis. Namun, politisi dari partai Le Pen mengkritik usianya dan menyebutnya sebagai “Joe Biden Prancis” yang oportunis.
Barnier memiliki karier panjang dalam politik, mulai dari usia 22 tahun sebagai anggota dewan lokal hingga beberapa kali menjabat sebagai menteri dan komisaris Uni Eropa.- ***
Sumber: The Indian Express
