Lifestyle

Mengenal Halmahera, Pulau Berbentuk K yang Menawan dan Sarat Nilai Sejarah

×

Mengenal Halmahera, Pulau Berbentuk K yang Menawan dan Sarat Nilai Sejarah

Sebarkan artikel ini
FotoJet 1 31
Pulau Halmahera

KITAINDONESIASATU.COM – Halmahera, yang juga dikenal dengan nama Jailolo atau Gilolo, merupakan pulau terbesar di Kepulauan Maluku dan bagian dari Provinsi Maluku Utara.

Ibu kota provinsi, Sofifi, terletak di pesisir barat pulau ini. Secara administratif, Halmahera terbagi menjadi lima kabupaten: Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Barat, Halmahera Utara, dan Halmahera Tengah.

Pulau ini memiliki bentuk unik menyerupai huruf K dan mirip miniatur Sulawesi.

Dikelilingi oleh pantai berpasir putih, hutan hujan tropis yang masih alami, serta panorama Gunung Mamuya yang megah, Halmahera menawarkan keindahan alam yang memukau.

Lanskapnya didominasi oleh pegunungan dan dikelilingi pulau-pulau kecil berhutan lebat.

Dengan luas wilayah lebih dari 17.000 km² dan populasi yang relatif rendah, Halmahera menjadi bagian utama dari kawasan yang dikenal sebagai Moro, mencakup pulau-pulau sekitarnya dan garis pantai, serta berbatasan dekat dengan Pulau Morotai di utara.

Pada abad ke-15 dan ke-16, sebagian besar wilayah ini berada di bawah kekuasaan Kesultanan Ternate. Sekitar pertengahan abad ke-16, para misionaris Yesuit Portugis, termasuk Santo Fransiskus Xaverius, sempat menetap di sana.

Halmahera juga memiliki peran strategis selama Perang Dunia II.

Pulau ini menjadi lokasi penting bagi pasukan Sekutu, khususnya Amerika Serikat, dalam rencana invasi ke Filipina dan kawasan Pasifik Selatan.

Jenderal Douglas MacArthur diketahui pernah tinggal di pulau dekat Daruba untuk merancang berbagai serangan.

Sisa-sisa pangkalan udara Amerika dengan tujuh landasan pacu masih dapat ditemukan, serta peninggalan berupa senjata dan amunisi di Pulau Dangkal.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *