KITAINDONESIASATU.COM – Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD, berhasil menggeser posisi Tesla sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik (EV) di Eropa untuk pertama kalinya pada April 2025.
Berdasarkan data dari JATO Dynamics, BYD mencatatkan 7.231 unit penjualan kendaraan listrik baterai (BEV) di Eropa bulan April lalu, sementara Tesla hanya menjual 7.165 unit pada periode yang sama.
Prestasi tersebut menandai lonjakan penjualan BYD sebesar 169% year-on-year, sedangkan penjualan Tesla justru anjlok hingga 49% dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika memasukkan kendaraan plug-in hybrid (PHEV) ke dalam perhitungan, total penjualan BYD di Eropa bahkan melonjak hingga 359% pada April 2025.
Latar Belakang Perubahan Pasar EV Eropa
Menariknya, keberhasilan BYD tersebut terjadi di tengah penurunan tajam penjualan Tesla di Eropa akibat faktor internal seperti model yang sudah mulai tua dan sentimen negatif terkait isu politik CEO Tesla, Elon Musk, yang berdampak pada citra perusahaan di benua tersebut.
Sementara itu, BYD terus memperluas jangkauan operasi dan portofolio produknya di Eropa, yang sebelumnya hanya berfokus di Norwegia dan Belanda hingga akhir 2022.
Strategi dan Produk Unggulan BYD
Salah satu kunci keberhasilan BYD adalah strategi penetapan harga yang kompetitif dan peluncuran model-model baru.
Pada Mei 2025, BYD memperkenalkan Dolphin Surf, versi Eropa dari Seagull, yang akan dijual di 15 negara Eropa mulai Juni dengan harga mulai dari €19.990 (sekitar Rp350 juta).
