News

Persatuan Pensiunan Indonesia Tancap Gas Bentuk Badan Usaha dan Perluas Jaringan

×

Persatuan Pensiunan Indonesia Tancap Gas Bentuk Badan Usaha dan Perluas Jaringan

Sebarkan artikel ini
Persatuan Pensiunan Indonesia
Bertempat di Gedung BPJS Kesehatan wilayah V Bandung, PPI Jawa Barat mengadakan acara halal bihalal sekaligus peringatan HUT ke-3 PPI (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki usia ke-3 tahun, Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) terus memperluas kiprah dan tancap gas dalam mewujudkan kemandirian organisasi. PPI kini fokus membentuk Badan Usaha Milik Pensiunan sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Acara halal bihalal dan peringatan HUT ke-3 PPI digelar di Gedung BPJS Kesehatan Wilayah V Bandung, baru-baru ini.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Barat melalui Staf Ahli Bidang Usaha Ekonomi dan Pembangunan, Dr dr Dodo Suhendar, memberikan sambutan dan dukungan atas langkah PPI.

Perluas Wilayah dan Bentuk Badan Usaha Pensiunan

Ketua Panitia, Suherman, menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai lembaga seperti BPJS Kesehatan, Taspen, Bank Mandiri Taspen, OJK, Kesbangpol, Bank Indonesia, hingga Pemprov Jawa Barat.

PPI didirikan pada 17 Maret 2022 di Jakarta, dan kini telah memiliki 30 DPD tingkat provinsi. Beberapa provinsi seperti Papua masih dalam proses pembentukan.

Di tingkat nasional, PPI dipimpin oleh Prof Dr Ermaya Suradinata, yang pada acara ini diwakili oleh Samyono.

“PPI sedang menggenjot pembentukan Badan Usaha Milik Pensiunan (BUMP) yang mandiri, dengan fokus usaha sembako dan kebutuhan pokok,” ujar Samyono.

Kerja sama telah dijajaki dengan berbagai mitra seperti BPJS, kalangan perbankan, dan Bulog, untuk memfasilitasi pengembangan usaha anggota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *