KITAINDONESIASATU.COM – Tim SAR akhirnya menemukan Sugeng Parwoto (50), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Temanggung, yang yang hilang ketika mendaki Gunung Merbabu. Parwoto ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto memperkirakan, bahwa korban meninggal sejak Sabtu, 19 April 2025 (atau sepekan), usai diyatakan hilang dari lokasi berkemahnya di Pos 5 Gunung Merbabu.
“Jadi hari Sabtu pada saat kejadian, Pak Sugeng tidak ada di tenda, ternyata Pak Sugeng tergelincir dan jatuh ke bawah, ke tebing,’’ ujar AKBP Rosyid Hartanto, Senin, 28 April 2025.
Dari hasil autopsi, penyebab Sugeng meninggal akibat pendarahan di bagian kepala. Adapun penyebab kematiannya karena benda tumpul dan tidak ada pendarahan di luar.
“Ada pendarahan dalam di bagian otak,’’ kata AKBP Rosyid Hartanto.
Disebutkan, dari hasil olah TKP, diduga Sugeng tergelincir jatuh ke tebing lalu kepalanya membentur batu. Akibatnya korban terluka parah di bagian kepala dan beberapa ruas tulangnya patah.
Korban 25 Tahun Kerja
Diketahui korban bernama lengkap Sugeng Parwoto. Ia merupakan staf di gudang farmasi sebagai asisten apoteker dan sudah 25 tahun bekerja di Dinas Kesehatan teesebut.
Sugeng mendaki ke Gunung Marbabu sendirian pada Jumat, 8 April 2025. Sebelum hilang kontak, Sugeng dan sejumlah pendaki lainnya disebut terkena badai di Pos 5. (*)


