Berita Utama

Bentrok Antar Warga di Maluku Tengah, Seorang Polisi Gugur Tertembak

×

Bentrok Antar Warga di Maluku Tengah, Seorang Polisi Gugur Tertembak

Sebarkan artikel ini
image 95
Ilustrasi meninggal dunia(KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM – Bentrok antar warga kembali pecah di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, pada Kamis (3/4/2025). Kali ini, bentrokan melibatkan warga Desa Sawai dan warga Dusun Rumaholat di Kecamatan Seram Utara. Akibat bentrokan tersebut, seorang polisi gugur tertembak.

Informasi yang dihimpun, ketegangan antara warga Desa Sawai dan warga Dusun Rumaholat mulai terjadi sejak Kamis pagi. Puncaknya pada siang harinya, kedua kelompok warga terlibat saling serang.  

Akibat bentrok tersebut, seorang anggota polisi bernama Bripka Husni Abdullah tewas setelah tertembak di bagian wajah. Selain menimbulkan korban jiwa, bentrokan tersebut juga menyebabkan beberapa rumah warga hangus dibakar.  

Hingga saat ini, belum diketahui pasti apa penyebab bentrokan tersebut terjadi. Aparat kepolisian dan TNI telah dikerahkan ke lokasi untuk meredam bentrokan tersebut.

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengonfirmasi adanya bentrokan warga tersebut. “Informasi sementara yang saya terima ada satu dari pihak polisi yang kena (korban), tapi info validnya nanti Kapolres yang sampaikan, mereka yang lebih berhak,” katanya kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis sore.  

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Zulkarnain bersama Kapolres Maluku Tengah, AKBP Hardi Meladi, Dandim 1502 Masohi, Letkol M Yusuf Aksa, dan sejumlah pejabat pemkab lainnya langsung bergegas menuju Desa Sawai untuk menenangkan situasi.

Mereka telah berada di Seram Utara Barat dan bertemu dengan Raja Wahai serta tokoh-tokoh yang ada di Desa Wahai. Zulkarnain mengimbau kepada semua masyarakat agar dapat menahan diri dan tidak terprovokasi. Ia juga mengajak kedua kelompok warga yang bertikai agar segera mengakhiri permusuhan karena konflik hanya akan membawa kerugian dan penderitaan yang berkepanjangan bagi kedua pihak.  

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti bentrokan dan menangkap para pelaku. Situasi di lokasi kejadian masih tegang, dan aparat keamanan terus berjaga untuk mencegah bentrokan susulan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *