KITAINDONESIASATU.COM – Sungguh tragis. Suasana khidmat salat Idul Fitri di Alun-alun Pemalang berubah menjadi duka mendalam setelah dua jemaah meninggal dunia dan 17 lainnya luka akibat tertimpa pohon beringin yang tumbang. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (31/3/2025) pagi, saat ribuan umat Muslim sedang melaksanakan salat Id.
Menurut keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, pohon beringin berukuran besar tersebut tumbang secara tiba-tiba dan menimpa sejumlah jemaah yang sedang salat. Selain dua korban jiwa, dilaporkan juga belasan jemaah lainnya mengalami luka-luka.
“Ini musibah pada saat dilaksanakan salat Id di Alun-alun, dan ini masih dalam perawatan di rumah sakit korbannya. Korban ada 19 orang, di dua rumah sakit di RS Harapan Sehat dan Prima Medika. Dinyatakan meninggal oleh dokter, dua orang. Penyebab pohon tumbang, karena umur,” kata Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di rumah Sakit Harapan Sehat, Senin (31/3/2025).
Akibat peristiwa ini, Bupati Anom menyatakan akan memeriksa pohon-pohon tua di berbagai titik di Pemalang untuk meminimalisir korban akibat pohon tumbang. Warga pun heboh dan tidak menduga adanya peristiwa menyedihkan ini.
“Ini kita akan cek semua, pohon-pohon yang sudah berumur kita benahi semua dan kan diganti dengan pohon yang baru,” ujarnya.
Peristiwa ini terjadi di kompleks Alun-alun Pemalang yang berdekatan dengan Masjid Agung Nurul Kalam, tempat ribuan warga berkumpul untuk melaksanakan salat Id. Tumbangnya pohon beringin yang sudah berusia tua ini diduga akibat kondisi pohon yang sudah rapuh dan cuaca yang kurang bersahabat.
Korban yang meninggal dunia dan luka-luka segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Tim medis dari beberapa rumah sakit di Pemalang dikerahkan untuk memberikan perawatan intensif kepada para korban.
Pasca kejadian petugas dari TNI, Polri, BPBD, dan PMI sedang bekerja sama untuk membersihkan lokasi kejadian dan mengevakuasi sisa-sisa pohon yang tumbang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi masyarakat Pemalang dan sekitarnya. Semoga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin. (*)

