News

Pahala Salat Tarawih Malam ke-28: Diangkat 1.000 Derajat di Surga

×

Pahala Salat Tarawih Malam ke-28: Diangkat 1.000 Derajat di Surga

Sebarkan artikel ini
Jemaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)
Jemaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)

KITAINDONESIASATU.COM – Tak terasa umat muslim Indonesia sudah melaksanakan puasa hari ke-27 pada Kamis (27/3/2025) hari ini. Artinya, nanti malam merupakan ke-28 Ramadan menjadi malam yang istimewa bagi umat Muslim yang melaksanakan salat Tarawih.

Menurut kitab Durratun Nasihin, pada malam ini, Allah SWT akan mengangkat 1.000 derajat bagi orang yang melaksanakan salat Tarawih.

“Pada malam ke-28, Allah SWT akan mengangkat 1.000 derajat bagi orang yang melaksanakan salat Tarawih,” demikian bunyi kitab Durratun Nasihin.

Keutamaan ini menunjukkan bahwa salat Tarawih di malam ke-28 memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT. Selain itu, salat Tarawih juga merupakan kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Keutamaan Salat Tarawih

Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Ibadah ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

  • Pengampunan dosa: Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang melaksanakan salat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)  
  • Mendekatkan diri kepada Allah SWT: Salat Tarawih merupakan salah satu cara untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Mendapatkan pahala yang berlipat ganda: Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi orang-orang yang melaksanakan ibadah di bulan Ramadan, termasuk salat Tarawih.
  • Diangkat derajatnya di surga: Seperti yang disebutkan dalam kitab Durratun Nasihin, orang yang melaksanakan salat Tarawih di malam ke-28 akan diangkat 1.000 derajatnya di surga.

Anjuran untuk Memperbanyak Ibadah di Malam-Malam Terakhir Ramadan

Malam ke-28 Ramadan termasuk dalam 10 malam terakhir Ramadan, yang merupakan malam-malam yang sangat istimewa. Pada malam-malam ini, terdapat malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.

Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam-malam terakhir Ramadan, termasuk salat Tarawih, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa. Semoga kita semua dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Aamiin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *