Lifestyle

Waspadai Kanker pada Anak: Ini Gejala dan Jenis yang Paling Umum

×

Waspadai Kanker pada Anak: Ini Gejala dan Jenis yang Paling Umum

Sebarkan artikel ini
FotoJet 4 31
Jenis kanker pada anak

KITAINDONESIASATU.COM – Kanker bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, bahkan sejak dalam kandungan. Berbeda dengan orang dewasa, kanker pada anak biasanya disebabkan oleh kelainan genetik atau faktor keturunan.

Sayangnya, kanker pada anak sering terlambat terdeteksi karena gejalanya tidak selalu jelas dan anak kesulitan mengungkapkan keluhan.

Berikut ini 8 jenis kanker yang umum menyerang anak-anak:

Leukemia
Jenis kanker darah ini paling banyak dialami anak. Gejalanya antara lain anak mudah lelah, sering demam, mimisan, berat badan turun, nyeri tulang, dan infeksi berulang.

Retinoblastoma
Kanker mata yang sering terjadi pada anak di bawah 5 tahun. Tanda khasnya adalah “mata kucing” (pupil tampak putih jika terkena cahaya), mata merah, bengkak, atau juling.

Kanker Otak
Menyumbang sekitar 25% kasus kanker anak. Gejalanya meliputi sakit kepala berulang, muntah, kejang, pandangan kabur, hingga kelumpuhan.

Neuroblastoma
Kanker jaringan saraf yang biasanya menyerang anak usia dini. Gejala tergantung lokasi kanker, bisa berupa nyeri perut, pembengkakan, lemas, atau gangguan penglihatan.

Limfoma
Kanker kelenjar getah bening yang muncul sebagai benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan. Gejala lainnya termasuk demam, gatal, batuk, dan penurunan berat badan.

Kanker Tulang (Osteosarkoma & Sarkoma Ewing)
Umumnya menyerang remaja. Gejalanya adalah nyeri tulang, pembengkakan, sulit bergerak, dan tulang mudah patah.

Kanker Nasofaring
Lebih sering menyerang remaja. Ditandai dengan benjolan di leher, mimisan, gangguan pendengaran, sakit kepala, dan hidung tersumbat.

Tumor Wilms
Kanker ginjal yang menyerang anak usia 2–5 tahun. Gejalanya berupa pembengkakan perut, nyeri, demam, mual, dan darah dalam urine.

Mengenali gejala sejak awal penting agar anak bisa segera mendapatkan penanganan medis.
Jika terdapat tanda mencurigakan, segera konsultasikan ke dokter.

Pemeriksaan seperti Rontgen, tes darah, CT scan, atau biopsi dapat membantu diagnosis.
Semakin dini kanker ditemukan, semakin besar peluang anak untuk sembuh.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *