KITAINDONESIASATU.COM – Tak terasa sudah 17 hari umat muslim di Indonesia melaksanakan puasa hingga hari ini, Senin (17/3/2025). Ini artinya, memasuki malam kedelapan belas bulan Ramadan, yang berarti melaksanakan salat sunah tarawih malam kedelapan belas. Dalam keyakinan umat Islam, setiap malam Ramadan memiliki keutamaan dan pahala tersendiri bagi yang melaksanakan salat tarawih.
Malam kedelapan belas Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri. Diriwayatkan bahwa pada malam ini, malaikat akan berseru kepada orang-orang yang melaksanakan salat tarawih, “Wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridaimu dan kedua orang tuamu.” Seruan ini menjadi kabar gembira bagi umat Muslim yang senantiasa menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah.
“Ridha Allah SWT adalah tujuan utama setiap Muslim. Dengan melaksanakan salat tarawih, kita berharap dapat meraih ridha-Nya, terutama pada malam kedelapan belas ini,” ujar [Nama Tokoh Agama], seorang tokoh agama di Jakarta.
Selain itu, salat tarawih pada malam kedelapan belas juga menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memohon ampunan dan doa bagi kedua orang tua. Dalam Islam, berbakti kepada orang tua adalah kewajiban yang sangat ditekankan.
“Malam ini adalah waktu yang tepat untuk mendoakan kedua orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa mereka dan menempatkan mereka di tempat yang mulia,” tambah [Nama Tokoh Agama].
Salat tarawih pada malam kedelapan belas dapat dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau secara individu di rumah. Bagi yang berhalangan hadir ke masjid, dapat melaksanakan salat tarawih di rumah bersama keluarga.
“Yang terpenting adalah niat yang ikhlas dan khusyuk dalam melaksanakan salat tarawih. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua,” kata Ustad Pepeng Effendi S.Ag. kepada kitaindonesiasatu.com, Senin (17/3/2025).
Dengan demikian, malam kedelapan belas Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk meraih ridha Allah SWT dan mendoakan kedua orang tua. Semoga kita semua dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. (*)


