KITAINDONESIASATU.COM – Pandeglang-Mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang mengingatkan kepada anggota DPRD Kabupaten Pandeglang masa bakti 2024-2029, agar memenuhi janji manisnya kepada rakyat Pandeglang.
“Buka mata dan buka telinga karena rakyat menunggu janji manis kalian. Hadirnya kami hari ini tidak lain untuk memperjuangkan aspirasi dari masyarakat Pandeglang dan menuntut janji kampanye mereka. Umur Kabupaten Pandeglang yang sangat tua namun kesejahteraan masyarakat masih belum merata,” tegas Galih yang berorasi depan Gedung DPRD Pandelang, Senin (26/8/2024), sesaat pelantikan anggota DPRD Pandeglang periode 2024-2029.
Dalam orasinya, mahasiswa menuntut 7 poin perubahan di antaranya maksimalkan peran pengawasan dan legislasi DPR, stop komersialisasi pendidikan di Pandeglang, tingkatkan suprastruktur pendidikan di kabupaten pandeglang, stop komersialisasi kesehatan, tingkatkan fasilitas kesehatan, stop komersialisasi pembangunan, kembalikan kepercayaan rakyat dengan tidak hidup dibawah ketiak eksekutif, buka mata, buka telinga, karena rakyat menunggu janji kampanye DPRD.
“Pelantikan anggota DPRD seharusnya menjadi momen untuk bersukacita. Apakah kita benar-benar merayakan sesuatu yang layak? Atau justru sedang menyaksikan jauh dari harapan rakyat?,” kata Galih dengan nada tanya.
Sedangkan orator Aksi dari HMI, Entis Sumantri, menyampaikan bahwa demostrasi hari ini merupakan hal yang harus dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan koreksi terhadap kinerja DPRD Pandeglang yang dianggap gagap selama memimpin Pandeglang.


