“Kepada anggota DPRD yang baru saja dilantik agar mereka menjalankan visi misinya dan apabila tidak mampu kami menuntut mereka segera mundur, kami pun akan kembali turun ke jalan. Sedangkan koreksi kami ke anggota DPRD yang lama, kami merasa kecewa dan mengajukan mosi tidak percaya karena selama mereka memimpin masih banyak kesenjangan sosial, infrastruktur, pendidikan yang belum sepenuhnya direalisasikan,” ujarnya.
Dalam aaksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Pandeglang tersebut Galih mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa merupakan bukti kekecewaan mahasiswa sebagai perwakilan rakyat yang selama ini merasa dibohongi oleh DPRD Pandeglang dengan janji-janji yang diberikan.
Selama 5 tahun para anggota DPRD Pandeglang memimpin Kabupaten Pandeglang sebagai perwakilan dari rakyat sama sekali dianggap tidak ada perubahan, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan serta fasilitas umum lainnya.
Pengin tahu buktinya? Masih banyaknya jalan rusak di beberapa wilayah yang ada di Pandeglang terutama Pandeglang Selatan. Selain jalan rusak, fasilitas kesehatan untuk warga di pelosok juga sangat susah, mereka dapatkan bahkan masyarakat harus ditandu ketika akan ke puskemas. (yok)


