KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki awal pekan ini, nilai tukar atau kurs rupiah kembali menguat terhadap dolar AS pada sesi awal perdagangan Senin 26 Agustus 2024 pagi.
Tercatat kurs rupiah terhadap dolar AS dalam transaksi antarbank di Jakarta naik 182 poin atau 1,17 persen menjadi Rp15.310 per dolar AS dibandinkan sesi penutupan akhir pekan kemari.
Sebelumnya, pada akhir perdagangan Jumat 23 Agustus 2024 sore lalu, kurs rupiah ditutup naik 108 poin atau 0,69 persen menjadi Rp15.492 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.600 per dolar AS.
Terkait menguatnya kembali kurs rupiah tersebut, Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa hal itu lebih banyak dipengaruhi oleh fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat daripada faktor politik.
“Pertama bahwa in relative faktor-faktor fundamental ekonominya menjadi lebih kuat. Kedua kita belajar banyak di dalam dua dekade ini bagaimana perkembangan politik itu pada akhirnya lebih sedikit pengaruhnya ketimbang faktor ekonomi dan itu yang dibaca market,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono seperti dikutip sumber resmi.
Ia menjelaskan, setelah faktor-faktor ketidakstabilan global mereda, investor masuk lagi ke dalam pasar keuangan domestik, yang menunjukkan keyakinan investor asing di sektor riil maupun portofolio terhadap ekonomi Indonesia cukup tinggi.
Disebutkan, faktor fundamental ekonomi yang kuat itu di antaranya pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.



