KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang perayaan Cap Go Meh yang akan digelar pada tanggal 10-11 Februari 2025, Pulau Kemaro di Palembang sedang berdandan.
Panitia pelaksana, misalnya, telah merencanakan pemasangan tujuh ponton (kapal tongkang) pada tanggal 7 Februari 2025.
Tujuannya adalah memudahkan wisatawan untuk menyeberang ke Pulau Kemaro dengan berjalan kaki, tanpa harus menggunakan ketek (perahu kayu khas Palembang), yang biasanya digunakan untuk melintasi sungai.
Untuk menciptakan suasana yang meriah, panitia juga tengah menyiapkan sekitar 6.500 lampu seri yang akan dipasang di sepanjang pintu masuk, area pagoda, kawasan UMKM, dan hampir seluruh bagian pulau.
Selain lampu seri, sebanyak 500 lampion juga akan dipasang di pintu gerbang, kelenteng, dan pagoda Pulau Kemaro untuk memperindah perayaan.
Terkait dengan kegiatan UMKM, panitia juga telah menyiapkan puluhan stan yang akan memeriahkan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro.
“Pada 7 Februari 2025, jembatan ponton akan dipasang agar wisatawan dan umat yang ingin beribadah ke kelenteng dapat melintasinya dengan nyaman,” kata Tjik Harun, Ketua Walubi Sumsel yang juga terlibat dalam panitia Cap Go Meh di Pulau Kemaro, Selasa, 4 Februari 2025.
Selama perayaan Cap Go Meh, wisatawan akan disuguhkan berbagai hiburan menarik seperti pertunjukan barongsai dan kesenian tradisional Tionghoa lainnya.
Namun, untuk tahun ini, pertunjukan wayang orang tidak akan digelar. “Wayang orang atau wayang China tidak ada tahun ini, tetapi kami masih menyiapkan pertunjukan lainnya yang menarik,” tambah Harun.


