KITAINDONESIASATU.COM – Beberapa daerah di Indonesia saat ini tengah berburu gas LPG 3 kg karena sulit didapat.
Para ibu harus berbondong-bondong pergi ke pangkalan gas LPG 3 kg untuk membeli sambil menenteng gas kosong.
Ada yang rela kehujanan mengantre gas LPG gas 3kg ini dan ada juga yang dikabarkan tewas saat mengantre gas LPG 3kg.
Kabar viral ada ibu yang meninggal karena mengantre ini diunggah oleh akun instagram @viralciledug.
Kejadian ini disebut terjadi di Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Dikatakan ibu tersebut meninggal setelah antre berjam-jam dari pagi hari, Senin (3/2/2025).
“Dia nyari gas muter dari pagi tak dapat, dia antre di pangkalan atau agen berjam-jam” tulis caption instagram tersebut.
Ibu tersebut dikatakan sudah berada di rumah saat meninggal dunia, ia nampak kecapena duduk dirumah setelah berkeliling dan antre memburu gas melon.
- Truk Paket Tabrak Kendaraan di Depannya Sopir dan Kernet Warga Blitar Tewas Tewas di Tol Jombang-Mojokerto
- WFH Hari Pertama ASN Bogor Diawasi GPS dan Absensi 3 Kali Sehari, Ini Kata Wamendagri
- Performa Changan Deepal S05 REEV, Mobil Listrik dengan Daya Jelajah 1.200 Km
- Viral! Pedagang Bubur Diteror Preman di Tanah Abang, Polisi Tangkap 3 Pelaku Positif Narkoba
- Listrik Ilegal Diputus, Lapak PKL dan Miras Dibongkar di Alun-alun Bogor
Ibu tersebut memang sempat dibawa ke rumah sakit saat dikabarkan meninggal dunia, dan sesampainya di RS ibu tersebut dinyatakan sudah meninggal dunia.
Peraturan membeli gas tak bisa dari pengecer ini memang sudah diumumkan oleh pemerintah dan gas melon harus dibeli di pangkalan resmi.
Peramina juga memastikan kalau gas juga akan dijual lebih murah nantinya.
Namun warga berharap agar pemerintah secepatnya mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, jangan sampai gas langsung dihilangkan dari pasaran dan membuat warga harus mengantre lama di pangkalan.
Kondisi tersebut tentu membuat warga kesusahan. Semoga ibu yang meninggal dunia bisa diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
Dan semoga masalah dari susah mendapatkan gas LPG ini segera teratasi oleh pemerintah.
