KITAINDONESIASATU.COM – Petugas Basarnas mengerahkan dua crane untuk mengevakuasi tubuh pekerja yang tewas akibat tertimpa beton penyangga tower di Jalan Mista Raya, Desa Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Personel Basarnas Unit Siaga SAR Bekasi Boby Yoenartha Putra menjelaskan, crane dibutuhkan untuk menyangga tower agar tidak ambruk.
“Kesulitannya karena memang posisi tower yang miring itu menjepit si korban. Jadi untuk evakuasi kami membutuhkan crane untuk menstabilkan tower. Rencananya dua unit crane akan kami kerahkan,” ucap Boby kepada wartawan di lokasi.
Sebagai upaya meminimalisir jatuhnya korban lain, pihak Basarnas juga memastikan telah mengevakuasi warga di sekitar tower.
Proses evakuasi dilakukan agar warga bisa mendapat tempat yang aman jika tower tersebut roboh.
“Untuk warga sekitar dari area tower sudah dievakuasi menuju ke tempat yang aman. Untuk radius sendiri, karena ketinggian tower 25 meter, jadi kuranh lebih kami evakuasi di radius 50 meter,” tutur dia.
Sebagai informasi, kejadian robohnya tiang penyangga tower ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, beton penyangga tower provider tiba-tiba ambruk.
Petugas Damkar Kabupaten Bekasi dibantu Basarnas, TNI, dan Polri terus berupaya mengevakuasi korban yang masih tertimpa.

