KITAINDONESIASATU.COM – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Ngawi, Senin (20/1/2025) malam serta tingginya air Sungai Bengawan Solo memicu terjadinya banjir di wilayah Ngawi, Selasa (21/1/2025).
Setidaknya ada 16 desa di 6 kecamatan di Kabupaten Ngawi yang mengalami banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo dan anak sungai Bengawan Solo.
Saat ini Pemkab Ngawi mendirikan posko tanggap bencana di sejumlah wilayah terdampak banjir, untuk meminimalisir dampak banjir terhadap masyarakat.
Pendirikan posko melibatkan personil Polri, TNI, petugas kesehatan, BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Ngawi untuk membantu masyarakat terdampak banjir.
Sementara Polres Ngawi bersama TNI dan instansi terkait juga melakukan pengalian arus lalu lintas, membantu melakukan evakuasi warga menyelamatkan barang-barangnya, pembuatan jalur evakuasi untuk membuka akse ke wilayah tidak terdampak banjir.
Truk vs Mobil Pikap Angkut Kambing di Ngawi, Pedagang Sragen Tewas
Berikut ini daftar wilayah terdampak banjir di 6 kecamatan wilayah Kabupaten Ngawi:
- Kecamatan Mantingan
Desa Jatimulyo
Desa Mantingan
Desa Sambirejo
Desa Pengkol
Desa Plelek
Ketinggian air rata-rata 10-30 cm. - Kecamatan Karanganyar
Desa Sriwedari
Desa Bareng
Ketinggian air rata-rata 10-30 cm. - Kecamatan Kedunggalar
Desa Planggarem
Desa Gelon
Desa Soko
Ketinggian air rata-rata 10-15 cm. - Kecamatan Paron
Desa Ngale
Ketinggian air rata-rata 10-75 cm. - Kecamatan Pitu
Desa Cantel
Desa Karanggeneng
Desa Papungan
Ketinggian air rata-rata 20-30 cm. - Kecamatan Ngawi
Desa Cupo
Desa Grudo
Kelurahan Margomulyo
Ketinggian air di jalan desa 10 cm. **


