Berita Utama

Chrysler Imperial, Mobil Legendaris Soekarno yang Jadi Saksi Bisu Tragedi Cikini 1957

×

Chrysler Imperial, Mobil Legendaris Soekarno yang Jadi Saksi Bisu Tragedi Cikini 1957

Sebarkan artikel ini
FotoJet 2 21
Chrysler Imperial, Mobil Legendaris Soekarno

KITAINDONESIASATU.COM – Soekarno, proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia terkenal sangat menyukai mobil.

Selama menjabat, ia diketahui memiliki beberapa mobil, baik yang sifatnya mobil kepresidenan atau mobil pribadi.

Dari sekian banyak mobil, seperti ZIL 111 Limo dan Buick-8, mungkin Chrysler Imperial adalah mobil yang paling berkesan. Bagaimana tidak, mobil ini adalah saksi bisu usaha pembunuhan Sang Proklamator yang dikenal dengan peristiwa Cikini.

Pada 30 November 1957, Indonesia diguncang oleh sebuah peristiwa tragis yang mengguncang dasar stabilitas politik negara.

BACA JUGA: Pasukan Israel Mundur dari Rafah, Gencatan Senjata Israel-Hamas Dimulai Hari Ini

Sebuah percobaan pembunuhan terhadap Presiden Soekarno terjadi di Jalan Cikini, Jakarta. Ininsiden itu hampir merenggut nyawa sang presiden dan menambah ketegangan dalam iklim politik yang semakin memanas di tanah air.

Peristiwa ini menandai salah satu titik balik dalam sejarah politik Indonesia, di mana ketegangan antara kelompok-kelompok tertentu dan pemerintahan Soekarno yang semakin dekat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) mencapai puncaknya.

Mobil Chrysler Crown Imperial, yang digunakan Soekarno pada saat itu, kini dikenal sebagai saksi bisu dari percobaan pembunuhan yang hampir merenggut nyawa presiden. Mobil tersebut kini menjadi simbol dari ketegangan politik yang mengguncang Indonesia di masa itu.

Saat itu, Soekarno sedang mengantar anak-anaknya di sebuah acara ulang tahun Perguruan Cikini, ketika enam granat tangan dilemparkan ke arah mobil yang dikendarainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *