KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pria tewas dianiaya setelah terlibat cekcok dengan pelaku di Jalan H Sulaiman, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, pada Minggu (5/1) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Korban diketahui tewas dengan masih mengenakan pakaian batik dan diketahui baru pulang dari undangan pernikahan rekannya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, peristiwa itu dialami AS yang menjadi korban. Pria itu ditemukan rekannya dengan kondisi babak belur dan diduga jadi korban penganiayaan.
“Saat itu korban dan teman-temannya baru pulang menghadiri pesta pernikahan di Tanah Galian Cipinang Melayu,” kata Kombes Ade Ary, dalam keterangan yang dikutip, Senin (6/1).
Dikatakan Ade Ary, kejadian itu bermula saat korban berpapasan dengan beberapa orang di Jalan H Sulaiman. Saat itu korban dan teman-temannya bertanya soal peristiwa pemukulan yang terjadi pada 10 November 2024.
“Namun saat ditanya kejadian itu, orang tersebut mengaku tidak tahu apa-apa. Saat itulah terjadi cekcok mulut di antara mereka,” ujar Kabid Humas.
Akibat cekcok tersebut, sambung Ade Ary, kedua kubu kemudian terlibat saling serang hingga seorang saksi berinisial MC menemukan korban dalam kondisi tak sadarkan diri dan berlumuran darah. Setelahnya, korban langsung dilarikan ke RS Harum, Cipinang Melayu, Jakarta Timur.
“Namun pada pukul 05.49, dokter yang menangani korban memberitahu bahwa korban telah meninggal dunia. Kasus ini pun kini ditangani oleh Polres Jakarta Timur,” ungkap Ade Ary. (*)


