KITAINDONESIASATU.COM – Insiden robohnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, memakan korban jiwa.
Satu santri bernama Alfian Ibrahim asal Bangkalan, Madura, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat tertimpa reruntuhan. Ia menghembuskan napas terakhir di RSI Siti Hajar.
Selain itu, 34 korban lain dirawat di RSUD Sidoarjo R. Notoporu dengan rincian 26 orang mengalami luka ringan dan 8 orang luka berat, sebagaimana diberitakan detikjatim.
Sementara 45 korban menjalani perawatan di RSI Siti Hajar, dan 4 lainnya di RS Delta Surya.
Hingga kini, petugas gabungan masih berusaha mengevakuasi korban yang kemungkinan tertimbun material bangunan.
Peristiwa ini terjadi pada Senin, 29 September 2025, ketika ratusan santri sedang melaksanakan sholat Ashar berjamaah di lantai dua.
Bangunan musala setinggi tiga lantai itu diketahui masih dalam proses pembangunan sejak sepuluh bulan lalu dan saat kejadian sedang memasuki tahap pengecoran akhir.
Daftar Korban Luka yang Dirawat di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo
Mudhar Zahid
Salman
Felyx
M. Azam
Abdul Bari
Nur Fuadi Solikin
M. Ridwan
Fahri Husaini
M. Alif Al Bustomi
M. Ridhowandi
M. Faris
Sahrul
M. Ali Zainal Abidin
Ahmad Sauqi
]M. Nur Aidi
Zainul Fatih
M. Zaky Ibrahim
M. Wafil Abdillah
Ahmad Iqbal
Irfan Maulana
M. Fahri Ahmad
Abdul Waras
M. Kadafi
Miftah
A. Syaiful
Muhaimin
Yudha Andra
Dariyan
Qhoirul Anam
Alfian Aldiansyah
Amir Rayan
Achmad Ulwan Mukhtar
Abdul Wahid Rahmadan
Alfian
Moch. Ridho
M Hamdani (*)

