Bisnis

Menkop Budi Arie Pantau Langsung Makan Bergizi Gratis di SD Angkasa Halim Jaktim

×

Menkop Budi Arie Pantau Langsung Makan Bergizi Gratis di SD Angkasa Halim Jaktim

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2025 01 06 at 11.55.35 fotor 20250106133550
Menkop Budi Arie Setiadi saat pantau langsung makan bergizi gratis di SD Angkasa Halim, Jakarta Timur. (Foto: Humas Kemenkop RI)

KITAINDONESIASATU.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini, Senin, 6 Januari 2025, serentak digelar di seluruh Indonesia. Menteri Koperasi (Menkop) RI, Budi Arie Setiadi turun langsung memantau MBG perdana di SD Angkasa 5 Jakarta Timur (Jaktim).

Selain memantau di sekolah, Menkop Budi Arie juga meninjau ke dapur Satuan Pelayanan Penyediaan Gizi (SPPG). Dikatakan, program MBG ini adalah program strategis bagi masyarakat Indonesua untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045.

“Untuk itu kita semua harus gotong royong, kerja sama dan semangat untuk tolong menolong agar program MBG ini terwujud,” kata Menkop Budi Arie dalam peluncuran tersebut.

Hadir juga dalam kick off Program MBG ini Sekeretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Kemenkop Panel Barus, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma TNI AU. Marsma TNI Muzafar, Irjen AU Marsda Jemy, dan Chef Profesional dari Unit Pelayanan Mitra Lanud Halim Perdana Kusuma Jonny Kusuma Hadi.

Dalam program MBG ini, Menkop Budi Arie menegaskan ada empat tujuan utama yang disasar yaitu penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul menurunkan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan dan menggerakkan ekonomi rakyat.

“Dari program MBG ini kita berharap nantinya akan memiliki generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, bugar, cerdas dan ceria,” kata Menkop Budi.

Menkop Budi Arie menjelaskan dalam program MBG ini pemerintah telah menganggarkan Rp71 triliun hingga akhir tahun 2025 dengan target penerima manfaat mencapai 19,47 juta orang.

“Koperasi-koperasi sektor produksi di seluruh Indonesia siap untuk men-supply kebutuhan dapur MBG dengan berbagai komoditas seperti beras, ikan, telur, ayam, sayur, susu, daging dan buah-buahan,” kata Menkop Budi Arie.

Kemenkop sebagai Kementerian yang berfokus pada upaya pengembangan koperasi terus mendorong koperasi-koperasi di Indonesia dapat menjadi bagian utama dari pelaksanaan program MBG ini.

Saat ini terdapat 1.336 unit koperasi di Indonesia yang diarahkan untuk terlibat dalam program MBG ini. Beberapa dari koperasi tersebut telah diusulkan untuk menjadi mitra unit pelayanan untuk program tersebut dengan pendampingan yang ketat untuk melakukan standarisasi dapurnya dengan BPOM agar siap sebagai pengelola SPPG sesuai dengan standar.

Sementara itu Chef Profesional dari Unit Pelayanan Mitra Lanud Halim Perdana Kusuma, Jonny Kusuma Hadi mengatakan, dalam memenuhi program MBG ini tidak ada kendala yang berarti. Menu makanan yang disajikan dipastikan telah memenuhi standarisasi yang ditetapkan oleh BGN.

“Tidak ada kendala dan untuk menu kami mengajukan ke BGN setelah diverifikasi tim ahli gizi dan disahkan oleh BGN,” kata Jonny.

Untuk saat ini pihaknya telah memproduksi 1.500 paket MBG yang dibagikan kepada anak sekolah di sekitar Lanud Halim Perdana Kusuma. Untuk selanjutnya akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 11 ribu paket MBG sesuai dengan geospasial yang menjadi cakupan wilayah kerjanya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *