KITAINDONESIASATU.COM – Indonesia punya tempat khusus dihati terpidana mati kasus penyelundupan narkoba Mary Jane Veloso alias Mary Jane. Ia mengaku cinta Indonesia, dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menko Kumham Imipas RI Yusril Ihza Mahendra.
Demikian disampaikan Mary Jane Veloso sebelum berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Selasa (17/12/2024) malam. Sebelumnya Mary Jane berangkat dari Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta, ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, untuk dipindahkan ke negara asalnya, Filipina.
Wanita berkulit putih ini diberangkatkan dari Lapas Pondok Bambu itu sekitar pukul 19.17 WIB, Selasa (17/12) malam.
Ia sebelumnya ditahan di Lapas Yogyakarta dan terlihat mengenakan kaos warna hitam dengan menggunakan mobil van hitam.
Sebelum masuk ke mobil untuk berangkat ke Bandara Soetta, Mary Jane sempat mengucapkan beberapa kalimat kepada awak media dengan menggunakan bahasa Indonesia.
“Terima kasih Indonesia, aku cinta Indonesia,” ucap perempuan yang urung dieksekusi mati pada 2015 silam.
Setibanya di Bandara Soetta, Mary Jane mengikuti prosesi serah terima narapidana yang dilakukan Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan I Nyoman Gede Surya Mataram kepada perwakilan Kedutaan Besar Filipina pada pukul 21.00 WIB.
