KITAINDONESIASATU.COM – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyampaikan cuaca ekstrem di wilayah Jatim kepada Gubernur Jawa Timur.
Dwikorita juga menyampaikan data potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur.
BMKG mencatat bahwa intensitas curah hujan tinggi di Jawa Timur pada Desember 2024 akan mencapai peluang curah hujan menengah (51–150 mm) lebih dari 70 persen.
Sementara curah hujan tinggi (151–300 mm) mencapai lebih dari 60 persen dan wilayah yang diprediksi rawan banjir akan terjadi disejumlah wilayah Kabupaten berikut ini
- Blitar
Kecamatan Gandusari
Kecamatan Nglegok - Gresik
- Kecamatan Sangkapura
- Kecamatan Tambak
- Jember
Kecamatan Bangsalsari
Kecamatan Panti
Kecamatan Sumberbaru
Kecamatan Tanggul - Kabupaten Malang
Kecamatan Ngantang - Pacitan
Kecamatan Kebonagung
Kecamatan Kota Pacitan
Kecamatan Pringkuku - Probolinggo
Kecamatan Krucil
Kecamatan Tiris
Selain itu, juga terjadi gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan selatan Jawa Timur, mencakup perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Banyuwangi.
Sementara Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan langkah antisipasi.
“Kami siap berkoordinasi dengan BMKG dan lembaga terkait untuk memitigasi dampak bencana. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, dan kami mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan proaktif dalam upaya pencegahan,” katanya. **
