Sosok

Cuma Naik Rp 1,91 Triliun, Low Tuck Kwong Turun ke Posisi 3 Terkaya di Indonesia

×

Cuma Naik Rp 1,91 Triliun, Low Tuck Kwong Turun ke Posisi 3 Terkaya di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Low Tuck Kwong
Foto istimewa

KITAINDONESIASATU.COM-Konglomerat batu bara berdarah Singapura, Low Tuck Kwong, menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Posisinya kerap salip menyalip dengan beberapa nama orang terkaya lainnya seperti Prajogo Pangestu dan Hartono bersaudara.
Pada Agustus lalu, Low Tuck Kwong membuat heboh dunia perbisnisan terkait dengan kebijakannya melepas sahamnya di PT Bayan Resources Tbk secara Cuma-Cuma.

Low Tuck Kwong menghibahkan 7,33 miliar (22%) saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kepada anaknya, yakni Elaine Low. Bayan Resouces merupakan perusahaan batu bara yang dikendalikan Low Tuck Kwong dan sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Low Tuck Kwong lahir di Singapura 17 April 1948. Ia bekerja di perusahaan konstruksi milik ayahnya,yakni David Low Yi Ngo. Pada tahun 1972 ia memutuskan untuk pindah ke Indonesia, dan tahun 1973 mendirikan PT Jaya Sumpiles Indonesia (JSI) yang bergerak di bidang konstruksi. JSI kemudian menjadi pelopor konstruksi pondasi tumpuk (pile foundation) yang kompleks.

Sekira 20 tahun kemudian atau tahun 1992, Low Tuck Kwong mengucap sumpah setia dan menjadi Warga Negara Indonesia.

Pada 1988, JSI berekspansi ke bisnis penambangan batubara dan menjadi kontraktor tambang terkemuka. Tahun 1997, ia membeli tambang batubara pertamanya melalui PT Gunungbayan Pratamacoal.

Low juga mengoperasikan sebuah terminal batubara di Balikpapan melalui PT Dermaga Perkasapratama tahun 1998.

Per 30 Oktober 2023, kekayaan Low tercatat sebesar US$ 24,5 miliar atau sekitar Rp 389 triliun (kurs Rp 15.987 per dolar AS). Dengan demikian, dia juga tercatat sebagai orang terkaya ke-63 di dunia.

Tahun ini sesuai dengan yang dirilis Bloombertechnoz.com, kekayaan Low Tuck Kwong diperkirakan bernilai Rp 390,91 triliun (US$24,8 miliar). Low adalah Presiden Direktur PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Low menggenggam 40,16 persen saham BYAN, dengan jumlah 13,38 miliar saham.

Dengan demikian, kenaikan kekayaan Low hanya sebesar Rp 1,91 triliun terpeleset menjadi orang nomor 3 terkaya di Indonesia di bawah Budi Hartono Djarum Grup (Rp 409,83 T) dan Prajogo Pangestu Barito Grup (406,68 T)

Sampai dengan kuartal III-2024, produksi batu bara BYAN mencapai 40 juta ton. BYAN berada di peringkat 3 perusahaan batu bara nasional terbesar dalam hal produksi.

BYAN saat ini memiliki 5 kontrak batu bara dan 16 konsesi penambangan dengan luas lahan lebih dari 126.000 hektar. Lokasinya terletak di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Kekayaan Low Tuck Kwong sebagian besar datang dari kepemilikannya atas saham BYAN. Akan tetapi, sepanjang tahun 2024 harga saham BYAN sedang melemah 13,70 persen membuat kekayaannya menguap di atas kertas, dan mengantarkan Low Tuck Kwong menjadi orang terkaya nomor 3 di Tanah Air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *