News

Bermain di Sunga Pelajar SD Mojokerto Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

×

Bermain di Sunga Pelajar SD Mojokerto Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tenggelam. (Ist)
Ilustrasi tenggelam. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pelajar SD kelas V Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur ditemukan sudah bernyawa di sungai Avour Jombok, Tempuran Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (2/12/2024).

Korban berinisial Ik berusia 11 tahun ini ditemukan sudah tidak bernyawa radius 1 km meter dari lokasi dimana korban sedang bermain air di sungai bersama temannya.

Menurut informasi sekitar pukul 12:00 WIB korban saat itu bermain di sungai bersama dua temannya yang lain di tepian sungai Tempuran, Sooko.

Setelah bermain sekitar setengah jam kemudian korban dilaporkan keperangkat desa setempat setelah tenggelam di Avour Watudakon.

Baca Juga  Kecelakaan Maut! Dua Pengendara Motor Sport Tewas Tabrak Pohon di Mojokerto

BERITALAINNYA DI MOJOKERTO : Geger Ditemukan Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Ngrame Mojokerto

Dikatakan sebelum tenggelam korban menurut informasi masih sempat berpegangan batu namun terlepas dan terbawa derasnya sungai, sayangnya korban tidak bisa berenang dan tenggelam.

Melihat kejadian itu salah satu teman minta pertolongan ke wara setempat yang diteruskan ke Polsek Sooko, Mojokerto.

Pasca tenggelamnya anak itu kemudian petugas gabungan melakukan pencarian pada siang hari, hingga akhirnya dutemukan setelah radius 1 km dari lokasi tenggelam pada pukul 13:30 WIB.

Saat ditemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi, petugas langsung mengevakuasi korban menggunakan tandu dibawa ke rumah duka.

Baca Juga  Modus Baru Pencurian Sepeda Motor Naik Mobil di Mojokerto

Kapolsek Sooko AKP Suwarso mengatakan petugas telah mengidentifikasi kondisi jenazah, yang akhirnya disimpulkan jika ini adalah musibah.

Orang tua korban tidak berkenan dilakukan autopsi dan menerima kondisi jenazah dan apa yang dialaminya untuk segera dimakamkan.

Dari hasil indentifikasi pun petugas juga tidak menemukan indikasi kekerasan atau bekas luka apapun yang mencurigakan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *