News

Budi Gunawan Sebut 97 Ribu Anggota TNI dan Polri Ikut Main Judi Online

×

Budi Gunawan Sebut 97 Ribu Anggota TNI dan Polri Ikut Main Judi Online

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 7
Judi Online Lebih Bahaya dari Narkoba

KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan menyebut ada 97 ribu orang diduga adalah anggota TNI dan Polri menjadi pemain judi online. Angka itu pun membuat penjudi online di tanah air jumlahnya mencapai 8,8 juta orang.

“Jumlah pemainnya 8,8 juta masyarakat Indonesia yang mayoritas para pemainnya adalah menengah ke bawah, 97 ribu anggota TNI-Polri,” kata Budi Gunawan, Kamis (21/11).

Dikatakan pria yang biasa disapa BG, pemerintah juga mengidentifikasi pemain judi online dari kalangan pegawai swasta sebanyak 1,8 juta orang. Dan yang mengejutkan, ada 80 ribu anak di bawah umur 10 tahun yang diduga juga terpapar permainan ini.

“Angka ini diprediksi akan terus bertambah jika kita tidak melakukan upaya masif. Karena itu kami terus memberantas judi online yang kini sudah semakin mengkhawatirkan,” ujar mantan kepala Badan Intelejen Negera (BIN) ini.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digita Meutya Hafid menambahkan, upaya pemerintah memberantas judi online di antaranya dengan memblokir website. Dan sejauh ini sudah ada 104.819 website yang mempromosikan judi online sudah ditindak.

“Kalau kita hitung dari Oktober atau pemerintahan baru, itu angkanya sudah di 380.000 sekian,” kata Meutya.

Selain menyasar website, kata Meutya, Desk Pemberantasan Judi Daring yang dipimpin oleh Menko Polkam Budi Gunawan juga berusaha memblokir aliran dana. Di mana hingga kini terus melakukan mengidentifikasi rekening dan akun dompet digital.

“Kemudian untuk permohonan pemblokiran rekening bank untuk bulan November saja, yaitu wilayah kerja desk judi online, kami sudah mengirimkan 651 permohonan untuk kemudian rekening bank ini ditindaklanjuti atau diblokir,” ungkap Meutya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *